Alor Itu Laboratorium Harmoni Indonesia, Jadilah Tuan Rumah Terbaik di Persidangan & HUT PGI Yang Akan Dihadiri Menteri Agama

author
3
5 minutes, 35 seconds Read

alorpos.com –  SEJARAH terukir ketika Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) memutuskan untuk menggelar Sidang Majelis Pekerja Harian dan puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PGI ke-76 Tahun 2026 di Kalabahi, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penunjukkan Alor sebagai tuan rumah kegiatan akbar kelas nasional ini tentu melelui pertimbangan tersendiri. Apalagi Menteri Agama RI, Prof.Dr.K.H.Nasaruddin Umar,M.A., dipastikan hadir  sebagai pembicara utama dalam sebuah agenda seminar nasional dalam rangkaian kegiatan PGI tersebut.

Usut punya usut, ternyata ada keunikan di Nusa Kenari yang menjadi magnet dan dinilai sebagai laboratorium harmoni kehidupan di Indonesia. Apa magnet itu?

Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt.Samuel Benyamin Pandie,S.Th., didampingi Ketua Tim Pelaksana (Timple) kegiatan dimaksud, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P., menjelaskannya dengan gamblang saat jumpa pers, Sabtu (16/5/2026) malam di pendopo Gereja Pola Tribuana Kalabahi.

“Warga GMIT dimana saja berada, dari bumi Alor, negeri 1000 Moko yang indah ini, kami menyampaikan bahwa akan ada Persidangan PGI pada 21-26 Mei 2026 di Kalabahi. Persidangan ini mengusung tema Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahetera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujar Pdt.Samuel Benyamin Pandie,S.Th.

Menurutnya, persidangan PGI kali ini memilih lokasi di Alor, karena daerah ini bukan saja negeri yang indah, tetapi juga negeri yang penuh dengan berbagai anugerah Tuhan yang indah. Selain negeri budaya, Alor ini juga negeri yang terkenal dengan kerukunannya. Karena itu, lanjut Pdt.Samuel, persidangan ini harus kita dukung, kita maknai sebagai cara, dimana kita menjadi laboratorium yang indah bagi kehidupan harmoni di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh warga GMIT, khususnya warga GMIT di Tribuana Alor, supaya mengawal persidangan ini dengan menjaga keamanan, jauhkan semua hal-hal yang bisa menimbulkan citra buruk, menjadi catatan yang merugikan kita sendiri. Ia berpandangan bahwa acara ini bermartabat, karena selain ada persidangan PGI, ada juga kehadiran Menteri Agama RI serta Menteri Kemaritiman dan Kelautan di Alor,”tandas Pdt.Samuel.

Ini, lanjut dia, akan memberi dampak baru bagi pembangunan dan relasi harmoni di Kabupaten Alor,”tandas Pdt.Samuel.   Pdt.Samuel menilai kunjungan Menteri Agama RI ke Ilawe untuk melihat harmoni dan kerukunan hidup warga setempat, karena orang bicara keragaman, tapi ada fakta bagaimana mungkin ada Masjid Isak dan Gereja Ismail. Menurutnya ini gambaran yang unik sekali.

“Menteri Agama rupanya tidak mau lihat konsep, karena ini moderasi yang menghidupi moderasi. Ini memang unik, sesuatu harmoni moderasi yang justru lahir dari bawah, dari kebiasaan atau habit yang menghidupi damai sejahtera di Alor,”tegas Pdt.Samuel.

Untuk itu dia berharap semua jemaat GMIT terlibat dan semua jemaat Anggota PGI terlibat bersama semua masyarakat Kabupaten Alor.

“Mari kita dukung dan sukseskan rangkaian kegiatan ini, karena dimana ada kerukunan, dimana ada persekutuan, di situ berkat Tuhan akan mengalir sampai selama-lamanya. Syalom,”pungkasnya.  

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Sidang Majelis Pekerja Harian PGI serta Perayaan Ulang Tahun PGI ke-76 Tahun 2026 di Kabupaten Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P., mengemukakan sejauh mana kesiapan pasukannya dalam mensukseskan dan memeriahkan kedua acara bergengsi tersebut.   Menurutnya, rangkaian kegiatan dimulai pada 25 Mei 2026 dan akan ditutup pada puncak perayaan HUT ke-76 PGI pada 26 Mei 2026.

Beberapa kegiatan, jelas Obeth, telah dikonsultasikan dan dikomunikasikan dengan Sinode GMIT, serta arahan PGI. Selain Sidang MPH internal PGI, akan ada juga Pameran UMKM bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Alor selama kegiatan berlangsung di halaman Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Pelaku-pelaku usaha kecil dan menengah dipersilahkannya memamerkan berbagai produk unggulan Kabupaten Alor, karena akan dipromosikan pula oleh hamba-hamba Tuhan dari berbagai daerah di Indonesia yang datang bersidang di Kalabahi.

Malam harinya, demikian Obeth, ada pagelaran seni sehingga diberi kesempatan kepada semua umat/jemaat Tuhan dan masyarakat Kabupaten Alor yang tersebar di 175 desa/kelurahan pada 18 kecamatan, serta 10 Klasis GMIT se-Tribuana, untuk tampil pada malam pagelaran seni dan budaya.  Tidak hanya umat Kristen Protestan, tetapi juga umat Kristen Katolik   dan umat Islam juga diberi kesempatan untuk tampil. Menurut Obeth, ada grup kasida, dani-dana dari kalangan umat Islam, dan lagu-lagu gerejani dari Orang Muda Katolik (OMK) di Alor. 

“Akan ada juga wisata rohani ke Gereja Ismail dan Masjid Isak yang berdampingan di Ilawe, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, pada Minggu (24/5/2026), diikbuti pula Menteri Agama RI. Selanjutnya pada Senin (25/5/2026) berlangsung seminar dengan pembicara utama, Menteri Agama RI serta sejumlah pembicara lainnya. Kegiatan inipun akan dihadiri Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Melkiades Laka Lena,”ugkap mantan Pj.Sekda Kabupaten Alor ini.

Setelah seminar, lanjut Obeth, akan ada pawai dalam rangka memeriahkan HUT PGI ke-76, dengan titik star di halaman SDK Sta.Maria, SMPK.St.Jibrail dan SMAK St.Yoseph Kalabahi dan finish di halaman Gereja Pola Tribuana Kalabahi, tempat berlangsungnya ibadah syukur dan seremoni puncak Perayaan HUT ke-76 PGI.

“Secara keseluruhan, panitia sudah bekerja maksimal 85 persen. Barusan selesai rapat pemantapan yang langsung dihadiri Ketua Sinode GMIT untuk memberikan dorongan, spirit dan motivasi untuk suksesnya kegiatan. Sidang MPH PGI dan Perayaan HUT PGI ini baru pertama kali dibuat di Alor, sebagai sebuah sejarah pelayanan sehingga kita siapkan sebaik-baiknya,”tandas Obeth..

Karena itu, sambung Obeth, Timpel menghimbau sekaligus mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, semua warga Kabupaten Alor, khususnya warga Kalabahi dan sekitarnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, agar rangkaian kegiatan PGI di Alor berlangsung dalam suasana yang kondusif, aman dan damai.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Alor ini juga mengingatkan semua warga Kota Kalabahi dan sekitarnya, agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, dengan membuang sampah pada tempatnya.

Obeth juga memohon dukungan aparat keamanan untuk tetap membantu panitia, serta hamba-hamba Tuhan terus memdoakan, agar peristiwa iman tersebut dapat terlaksana dengan baik. Peserta sidang MPH PGI sebanyak 43 orang yang dipimpin langsung Ketua Umum PGI, Pdt.Dr.Hc.Jacklevyn Frits Manuputty,S.Th.,S.Fil.,M.A., yang akan tiba pada 20 dan 21 Mei 2026. Ketua Sinode GMIT dan rombongan dari Kupang juga akan tiba di Kalabah.

“Alor menjadi contoh nasional, sehingga kita yang ada di Alor harus melihat itu. Kita menjadi cermin dalam kehidupan bersama yang harmonis,”kata Obeth

Selanjutnya Obeth menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis Sinode GMIT yang memnberi kepercayaan kepada masyarakat Kabupaten Alor, menjadi tempat pelaksanaan Sidang MPH dan HUT ke-76 PGI di Kabupaten Alor. Menurutnya ini sejarah dan kepercayaan, sehingga akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mepersiapkan yang terbaik untuk pelaksanaannya. Ia berterima kasih kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Alor serta Sekda Alor dan semua jajarannya yang memberikan dukungan penuh dalam persiapan hingga nanti pelaksanaan rangkaian kegian PGI di Alor.

Terima kasih juga disampaikan Obeth kepada semua Majelis Klasis, Majelis Jemaat, Para Pemimpin Gereja Kristen dan tokoh-tokoh agama, Ketua KUB dan semua pihak, termasuk Timpel yang telah mendukung dan bekerja keras untuk mensukseskan berbagai kegiatan dimaksud.   (ap/linuskia)

Similar Posts

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *