alorpos.com –WELCOME DINNER, jamuan makan malam untuk menyambut Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt.Dr.Jacklevyn Frits Manuputty,S.Th.,S.Fil.,M.A., dan rombongan, serta Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt.Samuel B.Pandie,S.Th dan rombongan, berlangsung meriah di Pantai Sebanjar, Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kamis (21/5/2026). Acara yang dikemas Tim Pelaksana yang diketuai mantan Pj.Sekda Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P., berlangsung sukses.
Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo dalam sambutannya mengaku bangga, karena sebagai daerah tempat pelaksanaan Sidang Menjelis Pekerja Harian (MPH) PGI yang dirangkaikan dengan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 PGI di Kalabahi.
“Kiranya suasana alam Alor dapat memberikan rasa nyaman dan memberikan kesejukan untuk beberapa hari, selama menjalani persidangan. Kami berharap, semoga sidang yang bapak/ibu laksanakan saat ini, dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan yang memberkati kehidupan kita dan memperkuat persekutuan umat Kristen di seluruh tanah air,”kata Wabup Rocky Winaryo.

Wabup Winaryo menyampaikan salam hormat dari Bupati Alor, Iskandar Lakamau,S.H.,M.Si., kepada Ketua Umum PGI dan rombongan, serta Ketua Umum Sinode GMIT bersama rombongan. Menurut Winaryo, bupati Lakamau tak sempat hadir karena dalam waktu hampir bersamaan, ada acara di Rumah Jabatan Bupati Alor dengan Ketua Umum TP.PKK Pusat, Ny.Tito Karnavian dan ibu Wamendagri.
“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor menyampaikan permohon maaf, apabila dalam pelayanan kami selama masa persidangan MPH PGI di Alor, ada ada hal-hal yang tidak luput dari salah dan kilaf. Ini sejarah, karena pertama kalinya PGI melaksanakan persidangan di Kabupaten Alor. Ini suatu kebanggaan buat saya, karena terjadi di masa kepemimpinan kami. Seluruh pimpinan PGI bisa hadir di Alor merupakan kebanggaan luar biasa bagi kami,”kata Wabup Rocky Winaryo.
Kesempatan itu, orang nomor dua Nusa Kenari ini memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Alor, yakni taman laut yang tergolong paling indah di dunia. Wabup Winaryo menyebut Taman Laut Alor itu merupakan harta tersembunyi di dasar laut yang dianugerahkan Tuhan bagi masyarakat Kabupaten Alor.

Karena itu, ia mengharapkan agar Ketua Umum PGI dan rombongan, bisa meluangkan waktu selama di Alor untuk menikmati keindahan alam Alor, baik yang tersembunyi di dasar laut, maupun panorama indah dengan kebudayaan dan kerukunan toleransi umat beragama di gunung-gunung, bukit dan lembah-lembah negeri seribu moko ini.
Sementara itu, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt.Samuel Benyamin Pandie,S.Th dalam sambutannya mengemukakan bahwa awalnya dia berpikir kenapa Sidang MPH PGI harus di Alor.
“Tapi setelah makin lama, memang kalau kita buka dokumen GMIT, Alor ini selalu punya kejutan-kejutan bagi GMIT. Dan untuk hospitality, di sini (Alor) rumahnya. Banyak tempat, tapi Alor salah satu rumahnya,”tegas Pdt.Samuel.
Untuk itu, orang nomor satu di GMIT ini berterima kasih Ketua Klasis Alor Barat Laut, Pdt.Simon Petrus Amung,S.Th., serta para Ketua Klasis GMIT lainnya di wilayah Tribuana Alor, yang dinilainya sebagai pemanggil. Pdt.Semuel mengaku bahwa ada satu keunggulan lagi di Alor yang ia lihat dalam melakukan pelayanan, yakni Alor sebagai salah satu basis GMIT yang sangat welcome, dimana semua kegiatan GMIT selalau dihadiri pejabat Pemkab Alor sampai selesai.

“Itu duduk sama-sama sampai habis, masyarakat terlibat, keberagaman. Saya ini pikir-pikir, lama-lama Pak Wakil (Wakil Bupati Alor) ini kita angkat jadi anak sarani di GMIT saja,”canda Ketua Sinode GMIT, disambut aplaus hadirin.
Pdt.Samuel Benyamin Pandie pun mempersilahkan Ketua Umum PGI dan rombongan untuk menikmati welcome dinner di Pantai Sebanjar yang indah itu, dengan suguhan tari-tarian dan kuliner khas Alor. Dia berharap Alor ini menjadi rumah rekreasi.
“Kita, selain belajar bersama, evaluasi (selama sidang MPH PGI), tapi juga rumah rekreasi, supaya ada ide-ide indah, hal-hal baru dalam evaluasi. Kami lagi berjuang, untuk bagaimana gereja bersama masyarakat supaya hasil-hasil ini juga bisa berpihak pada masyaraka, itu menjadi pergumulan kami,”ujar Pdt.Semuel.
Selanjutnya, Ketua Umum PGI mempercayakan MPH PGI, Pdt.Lenta E.Simbolon,S.Th., untuk menyampaikan sambutan mewakili PGI. Kesempatan itu, Pdt.Lenta menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Alor, karena telah menyambut mereka dengan begitu meriah, penuh keramahan dan kekeluargaan. Terima kasih juga disampaikannya kepada Wakil Bupati Alor, Ketua Sinode GMIT dan jajarannya, pimpinan klasis-klasis di Alor, seluruh pendeta, jemaat setempat.

Pdt.Lenta E.Simbolon,S.Th
“Terima kasih telah menyambut kami sejak tadi (Kamis 21/5/2026) pagi begitu luar biasa. Bahkan kami makan di gereja dilayani oleh Ibu-Ibu berkerudung (Muslimah di Alor). Ini agak asing bagi saya, tapi saya sangat senang, gembira, dan terinspirasi dengan keramah tamahan Alor, dan persaudaraan yang kuat, tanpa melihat agama, suku yang berbeda, bahasa yang berbeda, dan ini menjadi inspirasi,”ungkap Lenta Simbolon.
Pendeta asal Sumatra ini mengaku baru pertama kali hadir di Alor, sehingga dirinya sangat bersyukur kepada Tuhan, bisa menikmati alam yang luar biasa,keramah tamahan yang luar biasa, dan seluruh kerja keras tim pelaksanaka yang dipimpin mantan Pj.Sekda Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P.
“Sampai malam ini, dan rasanya hari kedua dan seterusnya pasti semuanya juga akan keren sekali. Terima kasih banyak kepada bapak mama semua, dari kami MPH PGI, Badan Pengawas, Majelis Pertimbangan, dan seluruh staff karyawan PGI yang hadir di bumi Nusa Kenari, Alor yang kita cintai ini. Kami sangat bersyukur kepada Sinode GMIT, kepada klasis-klasis di Alor, dan seluruh gereja-gereja, dan juga bapak ibu dari agama yang berbeda, baik Islam, Katolik dan juga lainnya. Terima kasih banyak sekali lagi, Tuhan memberkati pekerjaan bapak ibu semua, Tuhan memberkati gereja-gereja kita di Alor, di Sinode GMIT,”kata Pdt.Lenta Simbolon mendoakan.

Lenta juga mengemukakan apa yang disampaikan Ketua Sinode GMIT, Pdt.Semua B.Pandie,S.Th., tentang apa yang akan PGI tinggalkan untuk Alor. Karena itu, kata dia, semoga dalam persidangan MPH PGI yang dimulai pada Jumad (22/5/2026) di aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi, dapat didiskusikan bersama.
“Semoga didiskusikan bapak ibu MPH, MP dan BP, supaya selain kita terinspirasi dengan Alor, kita juga memikirkan apa yang bisa kita berikan juga. untuk Alor yang kita cintai ini,”pungkas Pdt.Lenta. \
Sebelumnya, Ketua Tim Pelaksana (Timpel) Sidang MPH PGI dan HUT ke-76 PGI di Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P., mengawali sapaannya saat Dinner Welcome bersama rombongan PGI di Pantai Sebanjar-Alor Barat Laut, dengan ungkapan syukur kepada Tuhan karena melalui hamba-Nya Pdt. DR. Jacklevyn Frits Manuputty selaku Ketua Umum PGI, bersama Ketua Sionde GMIT, Pdt.Semuel B.Pandie,S.Th. menjadikan Alor sebagai tuan rumah penyelenggaraan dua kegiatan akbar PGI dimaksud. Hal itupun menurut Obeth, tak luput dari peran mantan Ketua Sinode GMIT, Pdt.Dr.Merry Kolimon,S.Th., yang saat ini sebagai salah satu anggota MPH PGI.

Kesempatan itu, Obeth juga menginformasikan tentang berbagai potensi Kabupaten Alor, termasuk keindahan pariwisata Alor baik wisata bahari, wisata budaya, wisata religi maupun wisata alam, dan potensi sumber daya alam lainnya. Wilayah Kabupaten Alor, jelas Obeth, terdiri dari 15 Pulau, 18 Kecamatan dan 158 Desa/Kelurahan, dengan jumlah penduduk sebanyak 234 Juta jiwa.
Obeth juga memohon maaf bila nanti ditemukan adanya kekurangan panitia atau tim pelaksana selama berlangsungnya kegiatan PGI di Alor. Saat ini, demikian Obeth, semua masyarakat Kabupaten Alor memberikan dukungan, bukan saja umat Kristen tetapi umat agama lain dalam nuansa persaudaraan, ikut berpartisipasi dalam menyukseskan sidang MPH PGI dan Perayaan HUT ke-76 PGI di Alor.
Menurut Obeth, Sidang MPH PGI berlangsung dua hari, yakni pada Jumat (22/05/2026) dan Sabtu (23/5/2026). Pada Minggu (24/5/2026), jelas Obeth, akan ada pelayanan Firman Tuhan di beberapa Gereja Kristen di Kota Kalabahi dan sekitarnya. Kemudian dilanjutkan dengan ziarah rohani ke Gereja Ismail dan Mesjid Isak di Ilawe yang merupakan gambaran kerukunan umat bergama yang hidup saling berdampingan. Setelah itu, Ketua Umum PGI dan rombongan akan berwisata ke Pantai Mali di Kelurahan Kabola, untuk melihat salah satu ikon wisata Alor, ikan dugong yang bisa bercanda” dengan para pengunjung. Puncaknya kegiatan, yakni perayaan HUT PGI ke-76 pada Senin (25/5/2026), didahului dengan seminar nasional terkait masalah kelautan.

Acara Welcome Dinner ini dihadiri pula Sekda Kabupaten Alor, Melki Bely,S.Sos.,M.Si., para pejabat Pemkab Alor, para pimpinan Gereja-gereja Kristen di Kabupaten Alor, pimpinan dan tokoh agama lainnya tokoh masyarakat serta warga Desa Alor Besar dan sekitarnya.
Rangkaian acara yang dipandu Yosi Laka,cs ini dimeriahkan penampilan para penari dari Sanggar Tari Teritory Kokar Alor Barat Laut, Dani Dana SMK Negeri Alor Besar, Sanggar Lego_Lego Maupelang, Desa Alor Besar, Anak-anak PAUD An-Nur 2 Ulimonong, Desa Alor Besar, dan Vocal Group SMK Negeri Alor Besar. (ap/linuskia)