Sebrangi Pulau Demi Kepatuhan Melaporkan SPT Tahunan

author
2 minutes, 28 seconds Read

NELSON Imanuel Lopo merupakan seorang guru di SMA Negeri Tamalabang. Ia mendatangi Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kalabahi, Senin (15/03). Nelson harus menyebrang dari tempatnya mengajar di Pulau Pantar ke Pulau Alor untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya. “Tadi saya naik perahu motor dari Pantar. Saya masih bingung bagaimana cara lapornya, jadi saya datang ke kantor pajak”, kata Nelson, sebagaimana press release dari KP2KP Kalabahi, yang diterima alorpos.com, Kamis (25/3/2021) ini.
Di hari yang berbeda, Rabu (17/03), seorang guru bernama Rosalina Mau Klaping juga mendatangi KP2KP Kalabahi, untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Orang Pribadinya. Rosalina mengajar di SD Negeri Padang Sul, Pulau Pantar. Ia bersama satu temannya juga harus menyebrang dari Pulau Pantar ke Pulau Alor menggunakan perahu motor. Saat melaporkan SPT Tahunannya, Rosalina bercerita di sekolah tempatnya mengajar hanya terdiri dari 2 PNS guru dan 3 honorer yang mendidik 54 siswa dari 6 kelas.
“Uang dari pajak semuanya untuk kita, gaji kita juga dari pajak, jadi semua harus taat pajak supaya pembangunan terutama untuk sekolah terus berjalan, akses transportasi ke kota juga jadi mudah. Terimakasih sudah dibantu untuk lapor pajak”, kata Rosalina.
KP2KP Kalabahi tempat Nelson dan Rosalina melapor, berada di Kabupaten Alor yang wilayahnya terdiri dari banyak desa yang tersebar di beberapa pulau. Mengingat pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi sudah hampir memasuki batas akhir yaitu 31 Maret, banyak wajib pajak yang mendatangi kantor pajak terdekat untuk melaporkan SPT Tahunan, seperti Nelson dan Rosalina. Dengan kondisi geografis Kabupaten Alor yang pisahkan dengan perairan tersebut tentunya setiap daerah hanya dapat dijangkau dengan moda transportasi laut. Seperti yang dikatakan Nelson dan Rosalina, mereka harus terlebih dulu menaiki perahu motor untuk menyebrang sampai ke pulau Alor.

Kepala KP2KP Kalabahi, M.Rizky Ariandi (kiri) ketika menyerahkan cindramata kepada Bupati Alor, Amon Djobo, usai orang nomor satu di Nusa Kenari itu melaporkan SPT Tahunannya belum lama ini.

“Saya mengapresiasi wajib pajak yang datang ke kantor, walaupun datang dari jauh dan jalan yang ditempuh sulit, tapi tetap taat melaporkan pajaknya tepat waktu sebelum batas akhir pelaporan SPT Tahunan”, ujar M. Rizky Ariandi, Kepala KP2KP Kalabahi.
Jarak yang jauh dan medan yang sulit ditempuh tidak menyurutkan kepatuhan wajib pajak untuk taat pajak. Perjuangan Nelson dan Rosalina untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya, yaitu lapor SPT Tahunan diharapkan dapat menjadi contoh kepada wajib pajak ASN yang lain.
Di era yang sudah modern ini pelaporan SPT Tahunan secara online melalui e-filing dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Dan untuk dapat dijangkau dengan mudah oleh seluruh wajib pajak, setiap kantor pajak memiliki layanan berupa pesan tertulis melalui whatsapp, nomor pelayanan setiap kantor pajak dapat dilihat pada laman pajak.go.id. Dengan adanya layanan ini, diharapkan Wajib Pajak seperti Nelson dan Rosalina dapat tetap mematuhi kewajiban perpajakannya dengan lebih mudah.
“Ternyata lapor pajak cepat, saya langsung dibantu cara lapornya. Tahun depan saya tidak perlu datang ke kantor, kalau kesulitan lapor online nanti saya bisa tanya lewat whatsapp saja”, kata Nelson setelah selesai melaporkan SPT Tahunannya. (ap/linuskia)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *