Sampah Plastik “gempur” Stadion Mini Kalabahi Pagi Ini

author
1 minute, 55 seconds Read

PAGI ini, Senin (14/12/2020) pukul 8.02 Wita, alorpos.com melintasi Stadion Mini Kalabahi yang terletak di jantung ibu kota Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pandangan media ini terusik dengan banyaknya sampah plastik yang berhamburan di sisi utara stadion yang berbatasan dengan ruas jalan protokol utama di tengah kota berjuluk Kecil, Elok, Nyaman, Aman, Rapih dan Indah (KENARI) ini.
Andaikan Bupati Alor, Drs.Amon Djobo sempat melihat pemandangan ini, dia pasti marah besar, karena sosok yang terkenal disiplin itu tidak suka melihat lingkungan yang kemomos dan jorok.

Sampah plastik yang masih berserakan hingga pukul 9.00 Wita pagi ini

Catatan Alor Pos, bupati Djobo pernah mengatakan bahwa kawasan yang boleh disebut sebagai alun-alun kota Kalabahi ini, tanggungjawab pengelolaannya sudah diserahkan kepada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni pada Lapangan Bola Kaki (stadion mini) menjadi tanggungjawab Dinas Pemuda dan Olahraga, dan pada area Lapangan Bola Volley dan Basket itu tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup Daerah sehingga bisa merawat pula taman dan fasilitas pendukung yang ada.
Kondisi hingga berita ini dibuat, nampak sejumlah ibu-ibu petugas kebersihan sedang mencabut rumput liar yang tumbuh di sekitar tugu pria perkasa dengan busur, anak panah dan tombak yang terhunus.

Sedangkan di Lapangan Bola Kaki, berbagai sampah plastik masih berserakan di bagian utara gawang.
Menurut sejumlah pemuda yang melintas, sampah plastik tersebut sejak beberapa hari lalu tetapi tidak dipungut. Bahkan di sudut barat stadion juga menumpuk sampah plastik. Badan dan bahu jalan terlihat bersih karena selalu dibersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup, tetapi di dalam Lapangan Bola Kaki sisi utara nampak sampah-sampah plastik berserakan, baik sampah yang baru dibuang, maupun yang sudah menumpuk beberapa hari.


Kesadaran warga atau olahragawan yang memanfaatkan Satdion Mini Kalabahi sangat rendah, sehingga membuang sampah plastik, terutama kemasan air mineral, tidak pada tempatnya. Hal ini dikatakan salah satu pensiunan ASN, Donbosko Wollo yang kebetulan mampir menyapa alorpos yang sedang membuat tulisan ini di samping tugu Stadion Mini.
Kita sedang memerangi sampah plastik, kata Don, tetapi kenyataannya, sampah plastik dibiarkan berhamburan di stadion yang ada di tengah kota ini.

Dia berharap agar OPD yang bertanggugjawab atas pemanfaatan Stadion Mini Kalabahi agar menyiapkan tempat sampah yang memadai. Selanjutnya, kata Don, setiap warga atau atlit harus punya kesadaran membuang sampah pada tempat yang disediakan tersebut, dan petugas kebersihan dapat mengambil sampah dari tempat sampah secara rutin. (ap/lk)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *