alorpos.com – KOPERASI Simpan Pinjam Budi Artha Mandiri (KSP BAM) baru saja merayakan puncak acara Hari Ulang Tahun Reformasi Ke-16 pada Jumad, 28 Agustus 2026. Acara yang dihelat di pelataran Kantor KSP BAM Cabang Mola, Kelurahan Welai Timur itu sungguh semarak, bertabur hadiah, mulai dari door prize hingga piala tetap bertabur emas 24 karat senilai Rp 39.750.000 yang diraih Klub Sepak Bola elit dari ibu kota Kecamatan Alor Barat Daya, Gaza Moru FC selaku The Champion ajang Open Tournament Sepak Bola Budi Artha Cup yang diikuti 24 klub sejak 2-27 Agustus 2026.
Ribuan orang terlibat dalam acara yang dihadiri Sekda Kabupaten Alor, Melkisedek Bely,S.Sos.,M.Si., mewakili Bupati dan Wakil Bupati Alor. Nampak hadir pula Kapolres Alor, AKBP.Nur Azhari dan sejumlah pejabat terkait Pemkab Alor, para tokoh reformis, pendukung, pengurus, dan pengawas KSP BAM. Acara diawali pula dengan pembacaan sejarah kehadiran koperasi ini hingga era reformasi yang dimotori Muhamad Nazir dan rekan-rekan. Perjalanan KSP BAM memang dari yang biasa-biasa, penuh tantangan dan dinamika, hingga direformasi, terus berbenah hingga menjadi luar biasa saat ini. Pemerintah Kabupaten Alor pun harus mengangkat topi memberi apresiasi kepada para tokoh reformis, pengurus dan pengawas KSP BAM, sebagaimana yang disampaikan Sekda Melkisedek Bely dalam sambutannya.

“Mari kita berikan aplaus atas peristiwa yang luar biasa ini.Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-16 KSP Budi Artha Mandiri Kalabahi kepada seluruh Pengurus, Pengawas, dan Anggota. Bagi saya, 16 tahun adalah perjalanan yang patut disyukuri, karena usia ini sesungguhnya menunjukkan adanya ketekunan, adanya kepercayaan anggota, kerja keras dari para pengurus, pengawas, dan manajemen koperasi. Tentu harapan kita bersama adalah semoga di usia yang ke-16 ini menjadi momentum untuk koperasi semakin dewasa, semakin profesional, semakin sehat dan semakin bermanfaat bagi Kabupaten Alor yang sama-sama kita cintai,”demikian kata-kata Sekda Melki Bely.

Ia menilai KSP BAM dikatakan sebagai yang terbesar di Kabupaten Alor, karena telah mengambil bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Koperasi bagi Melki Bely bukan sekedar tempat untuk menyimpan dan meminjam uang saja. Ia berpendapat bahwa koperasi sesungguhnya merupakan wadah gotong royong ekonomi, di mana kekuatan anggota dihimpun untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Tadi sejarah dibacakan dari awal-awal ada semacam kepentingan-kepentingan pribadi yang menguasai koperasi ini. Tapi setelah itu ada reformasi yang luar biasa, sehingga hari ini kita bisa menyaksikan koperasi Budi Arta modelnya sudah seperti ini. Saudara-saudara sekalian, saya mau katakan bahwa keberhasilan kooperasi harus diukur bukan hanya dari besarnya aset dan keuntungan kooperasi, tetapi terutama seberapa besar koperasi mampu membantu anggota menjadi lebih mandiri dan sejahtera,”ujar Melki Bely.

“Koperasi punya banyak aset di mana-mana tempat. Koperasi punya keuntungan yang miliaran mungkin triliunan rupiah, tapi dia tidak memiliki manfaat kalau anggota tidak mandiri dan tidak sejahtera. Prinsip utama dari koperasi adalah memiliki aset yang besar memiliki keuntungan, tapi lebih daripada itu harus membantu anggota menjadi lebih mandiri dan sejahatera. Itu prinsip utama dari koperasi,”sambung Sekda Alor.
Oleh karena itu, lanjut dia, usia 16 tahun harus menjadi momentum untuk mengevaluasi diri, baik tokoh-tokoh reformis, para pengurus, para pengawas dan anggota, harus berupaya untuk merefleksikan, mengevaluasi, apakah koperasi Budi Artha Mandiri sekarang semakin sehat, semakin dipercaya, semakin profesional, dan semakin dekat dengan kebutuhan anggota, atau sebaliknya.

“Hari ini sesungguhnya menjadi momentum untuk merefleksikan itu. Evaluasi secara baik memastikan bahwa keberadaan koperasi telah menunjukkan adanya upaya-upaya yang maksimal. Tidak saja untuk meraup keuntungan, tetapi lebih daripada itu menjadikan anggota menjadi lebih mandiri dan sejahtera. Pengurus dan manajemen perlu terus memperkuat tata kelola, transparan, akuntabel, serta pelayanan yang cepat dan ramah,”himbau Melki.
“Kepercayaan sesungguhnya adalah modal dasar dari kooperasi. Saya percaya kooperasi Budi Artha ini dia besar karena anggotanya banyak. Dan anggota yang banyak itu sesungguhnya memberikan kepercayaan kepada kooperasi, dan itu dia akan semakin besar. Oleh karena itu, kepercayaan dari anggota sesungguhnya adalah modal terbesar dari sebuah kooperasi. Maju mundurnya sebuah kooperasi, terletak bagaimana anggota percaya kepada kooperasi. Dan karena itu kepada pihak-pihak pengurus dan pengawas harus menjadikan kepercayaan anggota sebagai modal besar untuk kooperasi ini, sehingga akan terus maju dan berkembang,”ujar Melki.

Apalagi sudah direncanakan bahwa KSP Budi Artha Mandiri tidak saja berada di Kalabahi-Alor, tetapi juga akan melebarkan sayapnya ke 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT. Oleh karena itu, Sekda Alor atas nama Pemerintah Kabupaten Alor, Bupati dan Wakil Bupati Alor, sangat berharap agar KSP Budi Artha tidak hanya berorientasi pada kegiatan simpan pinjam yang bersifat konsumtif semata, tetapi pembiayaan harus semakin diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang produktif.
“Seperti kita punya di Alor ini, ada usaha-usaha yang luar biasa semakin berkembang di sektor pertanian, pertenakan, pariwisata, perikanan, UMKM yang berkembang. Jangan sampai anggota pinjam hanya untuk urus makan-minum, ya konsep itu sebenarnya sudah tidak pakai lagi. Kalau anggota pinjam di kooperasi hanya sekedar untuk makan minum tiap hari, maka dampaknya tidak ada,”tegas Melki.

Menurutnya, pembiayaan yang diambil melalui pinjaman koperasi harus diarahkan pada bagaimana upaya memenuhi kebutuhan-kebutuhan prioritas, kegiatan-kegiatan produktif, yang kemudian memberikan dampak bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Pinjam uang di kooperasi, lanjut Melki Bely, tetapi kita juga berusaha di berbagai sektor, sehingga setiap bulan kalau kooperasi datang tagih cicilan pengembalian pinjaman, kita sudah punya uang.
“Jangan sampai kita pinjam habis, kita urus yang lain, dan petugas koperasi datang kita lari. Pemerintah berharap, di usia yang 16 tahun, Koperasi Budi Artha dapat mengambil peran, tidak saja untuk kebutuhan anggota yang semakin berkembang, tetapi juga berkontribusi besar terhadap pembangunan di daerah ini,”himbau Sekda Alor Melki Beli.

Mantan Kepela Baperida Kabupaten Alor ini mengemukakan bahwa Pemkab Alor punya program strategis pada tiga sektor unggulan yang disebut Tri Palawa yakni Pertanian, Kelautan dan Perikanan serta Pariwisata. KSP Budi Artha diharapkannya turut menjadi mitra strategis yang ikut mendorong pengembangan usaha masyarakat di bidang pertanian, kelautan dan perikanan serta pariwisata.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi karena Budi Artha hari ini tidak saja bergerak di bidang ekonomi, tetapi tahun ini sudah mengambil bagian dalam membangun kehidupan sosial melalui penyelenggaraan turnamen sepak bola Budi Arta Mandiri Cup kemarin. Olahraga merupakan serana membangun persatuan, membangun sportifitas, disiplin, kerjasama, dan karakter generasi muda. Puji Tuhan, hampir satu bulan lebih kemarin penyelenggaraan turnamen ini berjalan dengan baik, Alor tetap baik-baik saja,”ujar Melki.

Ia berpendapat, kegiatan olahraga yang difasilitasi KSP Budi Artha Mandiri ini tidak saja sebagai ajang meraih prestasi olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Kehadiran pemain, penonton dan masyarakat, demikian Melki, telah membuka ruang bagi UMKM, Pedagang kecil dan juga berbagai kegiatan-kegiatan ekonomi yang kemarin kita lihat di sekitar Stadion Batunirwala Kalabahi dan sekitarnya.
“Karena itu saya berharap mungkin kemarin sudah disampaikan oleh Pak Wakil Bupati, kegiatan ini akan terus dilaksanakan dengan baik sebagai bentuk partisipasi Koperasi Budi Artha dalam membangun Alor yang lebih baik ke depan. Pemerintah berharap perlu diadakan perkuatan kemitraan dengan pemerintah, karena pemerintah daerah tidak dapat membangun daerah ini sendiri. Usaha-usaha ekonomi yang digerakkan oleh berbagai pihak, menjadi kebutuhan yang mendasar hari ini, untuk sama-sama kita membangun Kabupaten Alor yang sama-sama kita cintai ini,”ajak Melki.

Ia menekankan, bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dengan koperasi, UMKM, perbankan, juga tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat di daerah ini, saat ini menjadi penting untuk kita laksanakan bersama-sama.

“16 tahun bukan sekedar angka. 16 tahun adalah bukti perjalanan kerja keras dan kepercayaan. Mari kita jadikan usia ke-16 ini sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh lagi, bukan hanya menjadi koperasi yang besar, tetapi menjadi koperasi yang sehat, terpercaya, profesional, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Alor. Pemerintah daerah menyampaikan Selamat Ulang Tahun ke-16 Koperasi Budi Artha. Semoga tetap jaya, jaya, dan jaya,”ucap Sekda Alor mengakhiri sambutannya. (ap/linuskia)