Prevalensi Stunting di Alor Masih Tinggi, Pra Musrenbang Tematik Stunting Dorong 150 Usulan Kecamatan ke Forum OPD

author
37
6 minutes, 51 seconds Read

alorpos.com – PEMERINTAH Kabupaten Alor melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) setempat menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Tematik Stunting, Senin (9/3/2026) kemarin. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Alor ini, dibuka Plt.Asisten II Setda Kabupaten Alor, Anderias Blegur,S.H.,M.Si., mewakili Bupati Alor, Iskandar Lakamau,S.H.,M.Si.

Hadir Kepala Bapperida Kabupaten Alor, Melkisedek Bely,S.Sos.,M.Si dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggungjawab 31 indikator pencegahan dan percepatan penurunan stunting yakni Dinas Kesehatan (24 Indikator), Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (3 Indikator), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (2 Indikator), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (1 Indikator) serta Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor (masing-masing 1 Indikator). Sedangkan OPD Penanggungjawab Indikator Pendukung  Stunting yakni Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Sosial, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Alor.

Pemkab Alor sebagaimana sambutan yang dibacakan Plt.Asisten II Setda Alor, Anderias Blegur memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2026, yang telah memberikan dukungan kepada Pemkab Alor, dalam melaksanakan berbagai tugas dan fungsi masing-masing untuk kemajuan daerah ini, termasuk berjuang bersama mensejahterakan Masyarakat Alor, dengan menyelesaikan berbagai persoalan, salah satunya adalah masalah “Stunting”.

Stunting, demikian Blegur, bukan hanya persoalan tinggi badan anak yang kurang dari standar usianya, tetapi merupakan persoalan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif yang lebih rendah, rentan terhadap penyakit, dan pada akhirnya dapat memengaruhi produktivitas daerah ini di masa yang akan datang. Dikemukakan bahwa Pemerintah Pusat menetapkan penurunan prevalensi Stunting sebagai salah satu program Prioritas Pembangunan Nasional; dan telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Alor, yang juga menetapkan Upaya Penurunan Angka Stunting sebagai salah satu dari 12 Program Prioritas Pembangunan Daerah.

Menurutnya, penetapan stunting sebagai program prioritas Pembangunan, baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten, merupakan komitmen bersama untuk segera mengentaskan stunting termasuk di Kabupaten Alor.

Berdasarkan data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), ungkap Blegur, angka prevalensi stunting di Kabupaten Alor saat ini berada di angka 37,4%, masih jauh di atas angka nasional. Sementara itu, target yang kita tetapkan dalam RPJMD Kabupaten Alor Tahun 2025–2029 adalah menurunkan angka prevalensi stunting hingga 27,70%.

Dikemukakannya, Pemerintah Pusat telah melakukan Perubahan Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025-2029 dengan melakukan perubahan terhadap Pelaksanaan Tahapan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di seluruh wilayah Indonesia yang didalamnya terdapat Kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting baik di Tingkat Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi.

“Menindaklanjuti perubahan Stranas tersebut maka Kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kabupaten Alor ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting,”tandas Blegur.

Lebih lanjut Ande Blegur membacakan sejumlah butir arahan Bupati Alor yakni;      Penguatan Perencanaan Berbasis Data:  Setiap perangkat daerah harus menggunakan data yang valid dan terkini sebagai dasar perencanaan. Intervensi yang dirancang harus tepat sasaran, khususnya pada ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, baduta, balita, remaja putri, calon pengantin, keluarga dan masyarakat.

Konvergensi Program dan Anggaran: Saya meminta agar seluruh perangkat daerah melakukan sinkronisasi program dan kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting. Jangan ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Perencanaan dan penganggaran harus terintegrasi mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Penguatan Peran Desa dan Kecamatan: Desa dan kecamatan adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting. Optimalisasi penggunaan dana desa untuk mendukung intervensi spesifik dan sensitif harus menjadi perhatian bersama, termasuk perbaikan sanitasi, akses air bersih, serta edukasi gizi kepada masyarakat.  

Pelibatan Seluruh Pemangku Kepentingan: Saya mengajak dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam kampanye perubahan perilaku, edukasi pola asuh, serta pemenuhan gizi keluarga.

Monitoring dan Evaluasi yang Konsisten: Setiap program yang direncanakan harus memiliki indikator yang jelas dan terukur. Evaluasi dilakukan secara berkala agar kita mengetahui capaian, hambatan, dan solusi yang perlu diambil secara cepat.

“Saya berharap melalui Kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2026 ini akan lahir rumusan program prioritas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu mempercepat penurunan angka stunting secara signifikan,”harap Bupati Alor sebagaimana disampaikan Anderias Blegur.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Alor, Melkisedek Bely,S.Sos.,M.Si dalam materinya antara lain mengemukakan bahwa masalah stunting di Kabupaten Alor masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Angka Prevalensi stunting pada Tahun 2024 adalah 37,4% (SSGI) dan Pemerintah Kabupaten Alor berkomitmen untuk menurunkan stunting menjadi sebesar 27,70% pada tahun 2029.

Menurut Melki, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 400.5.7/1685/Bangda Tanggal 17 Maret 2025 tentang Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting guna mendukung Rancangan Pilar Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025-2029.

Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, jelas Melki, meliputi Tahapan Analisis Situasi, Penguatan Perencanaan, Penguatan Pelaksanaan, Penilaian Hasil Monitoring dan Evaluasi, Kebijakan dan Regulasi Pendukung serta Publikasi.

“Analisis situasi  merupakan  analisis  lintas  sektor  untuk  memahami perkembangan prevalensi stunting, pola sebaran prevalensi stunting, dan mengidentifikasi penyebabnya berdasarkan analisis penyebab kesenjangan  layanan  dan  analisis  kendala  dalam  penyampaian layanan bagi kelompok sasaran secara lengkap dan konvergen,”kata Melki.

Dalam pemaparannya, kandidat Sekda Kabupaten Alor ini mengurai materi seputar Indikator Intervensi Konvergensi Daerah,  Data Demografi Kabupaten Alor Tahun 2025, Kondisi Stunting di Kabupaten Alor, termasuk kehadiran Balita di Posyandu per kecamatan, Prevalensi Stunting apda Tahun 2025, Target RPJMD dan Renstra Kabupaten Alor. Terdapat 32 target, mulai dari target pertama, terjadi Prosentasi Prevalensi Stuting di Kabupaten Alor yakni base line pada 2024 sebesar 37,40 %, Tahun 2025 sebesar 36,20 %, TAhun 2026 sebesar 33,90, Tahun 2027 sebesar 31,70 %, Tahun 2028 sebesar 29,60 %, dan Tahun 2029 sebesar 27,70 %, hingga target ke-32 yakni Ketyersediaan Program Pemanfaatan Pekarangan Untuk Peningkatan Asupan Gizi di Desa dan Kelurahan.

Tak hanya itu, Melki juga memaparkan data cakupan sasaran ibu hami dan nifas di TAhun 2025, Data Cakupan Sasaran baduta (bayi dibawah dua tahun) dan Balita (bayi dibawah lima tahun), Data Cakupan Sasaran Remaja Putrid an Calon Pengantin di Kabupaten Alor Tahun 2025, Data Sasaran Keluarga dan Masyarakat.

Kesempatan itu, Melki juga mengemukakan sejumlah Identifikasi Kendala yang dihadapi, antara lain: masih banyak ibu hamil KEK yang belum mendapat tambahan asupan gizi, masih banyak ibu hamil yang belum mengkonsumsi TTD, belum banyak yang melakukan pemriksaan kehamilan, belum bayak yang sadar akan pentingnya KB, belum semua anak memiliki akta kelahiran dan KIA, belum semua rumah tangga memperolah program pemanfaatan pekarangan.

Melki Bely mengemukakan tujuan kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting antara lain: 1) Memastikan perencanaan program dan anggaran percepatan penurunan stunting Tahun 2027 tersusun secara terintegrasi, berbasis data, tepat sasaran untuk dilanjutkan dalam Forum Perangkat Daerah yang akan dlaksanakan pada Rabu s/d Jumad (11-13 Maret 2026) di Aula Pola Tribuana Kalabahi. 2) Menyelaraskan usulan hasil Musrenbang kecamatan dengan rencana program dan kegiatan perangkat daerah sesuai bidang koordinas. 3) Mempertajam indikator serta target kinerja program sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah. 4) Menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif.

5) Menyepakati arah kebijakan pembangunan yang selaras dengan RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) 2025-2045 dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2025-2029. 6) Menyatukan persepsi terhadap permasalahan dan isu strategis yang berkembang. 7) Menetapkan program dan kegiatan prioritas berserta sumber pendanaannya (APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN).

Dalam Forum Pra Musrenbang Tematik Stunting ini, Kepala Bapperida Kabupaten Alor mempersilahkan para pimpinan OPD terkait, para camat dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat untuk menyampaikan usul saran masing-masing sesuai kondisi dan perkembangan penanganana stunting di wilayahnya. Selanjutnya, atas kesepakatan bersama, 150 usulan program kegiatan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Alor, yang diperoleh saat Musrenbang Tingkat Kecamatan, dibawah ke Forum Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Alor pada tanggal 11-13 Maret 2026.

Sebagaimana pantauan alorpos.com, kesepakatan tersebut kemudian dibuatkan dalam Berita Acara yang ditanda tangani bersama oleh perwakilan dari unsur-unsur peserta Pra Musrenbang Tematik Stunting tersebut. (ap/linuskia) 

Similar Posts

37 Comments

  1. avatar
    SCAMMER says:

    Hello There. I found your blog using msn. This is a really well written article.

    I’ll make sure to bookmark it and come back to read more of your useful info.
    Thanks for the post. I will definitely return.

  2. avatar
    zumvu.com says:

    Hey! Do you know if they make any plugins to
    help with Search Engine Optimization? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good success.
    If you know of any please share. Kudos!

  3. avatar
    slot review says:

    I am really loving the theme/design of your website.
    Do you ever run into any web browser compatibility issues?
    A couple of my blog audience have complained about my site not working correctly in Explorer
    but looks great in Chrome. Do you have any suggestions to help fix this issue?

  4. avatar
    Chang says:

    I’ve been browsing online more than 4 hours today, yet I never found
    any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me.
    I often read your posts while analyzing trusted platforms like nhandinhkeonhacai.it.com.
    Keep it up!

  5. avatar
    https://www.statuequest.com/author/judsonvirtue4/ says:

    Undeniably believe that which you said. Your favourite reason appeared to be at the net the easiest factor to bear in mind of.
    I say to you, I definitely get irked even as other people consider issues that they
    plainly don’t know about. You managed to hit the
    nail upon the highest and also outlined out the entire thing without having side effect ,
    other folks could take a signal. Will likely be again to get more.

    Thanks

  6. avatar
    buca haber says:

    Hi! I know this is kind of off topic but I was wondering if
    you knew where I could locate a captcha plugin for
    my comment form? I’m using the same blog platform as yours and I’m having
    problems finding one? Thanks a lot!

  7. avatar
    88vv says:

    I’m not that much of a internet reader to be honest but your blogs really nice, keep
    it up! I’ll go ahead and bookmark your website to come back later.
    All the best

  8. avatar
    3win says:

    My family every time say that I am killing my time here at net, except I know I am getting experience
    everyday by reading such pleasant articles or reviews.

  9. avatar
    comment-578164 says:

    Hi there would you mind sharing which blog platform you’re using?
    I’m going to start my own blog in the near future but I’m having a difficult time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.

    The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for something completely unique.
    P.S Apologies for being off-topic but I had to ask!

  10. avatar
    Elvis Stanaland says:

    What’s Happening i am new to this, I stumbled upon this I have found It absolutely helpful and it has aided me out loads. I hope to contribute & assist other users like its helped me. Great job.

  11. avatar
    king88 says:

    I seriously love your site.. Very nice colors & theme.
    Did you build this amazing site yourself? Please reply back as I’m trying to create my own site and would love to learn where you got this from or exactly what the theme is
    called. Kudos!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *