Pesan Pinca Bank NTT Kalabahi Usai Membersihkan Sampah Pasar Kadelang. Wakano: Terima Kasih

author
15
3 minutes, 35 seconds Read

alorpos.com–PEMIMPIN Cabang (Pinca) Bank NTT Kalabahi, Glanthiano S.R.Ndoen bersama seluruh karyawannya, baik di Kantor Cabang maupun Cabang Pembantu dan Operasional di Kabupaten Alor, turun tangan membersihkan sampah-sampah yang bertebaran di Pasar Kadelang, Kegiatan kerja bakti Bank NTT peduli kebersihan lingkungan di Pasar Kadelang ini berlangsung Sabtu (16/12/2023), mulai Pukul 5.00 Wita pagi. Glanthiano S.R.Ndoen kepada wartawan mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan itu karena merasa sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Alor.

“Alor adalah kita, sehingga kami juga bagian dari masyarakat Kabupaten Alor, ikut bertanggungjawab dalam menjaga dan membersihkan lingkungan. Kami berpikir bahwa di area-area publik ini menjadi kesadaran kita bersama untuk menjaga kebersihan kota ini,”kata pria murah senyum yang akrab disapa Glan ini.

Menurutnya, Pasar Kadelang itu relatif baru dan modern yang terletak di tepi Pantai yang indah, sehingga harus menjadi contoh dalam menjaga kebersihannya, sehingga para pengguna pasar ini merasa nyaman dan aman. Para pengunjung pasarpun pun, demikian Glan, bisa berbelanja sambil bewisata di Pasar Kadelang ini jika kebersihan dan keasriannya terawat secara baik.

“Kami juga masyarakat biasa yang mau berpartisipasi untuk menjaga kebersihan lingkungan kita di area publik dalam kota Kalabahi ini. Kami berharap agar kita semua masyarakat, sama-sama menjaga kebersihan, termasuk pasar sehingga terawat dengan baik. Dengan demikian aktifitas jual beli berjalan dengan baik, perputaran ekonomi berjalan dengan baik. Maka penjual, pedagang dan pembeli agar sama-sama menjaga kebersihan. Kami juga bagian dari pembeli dan selalu berinteraksi di pasar ini sebagai bentuk dari tanggugjawab kami sebagai masyakat Kabupaten Alor,”tegasnya.

Ketika turun ke lokasi Pasar Kadelang di Sabtu (16//2023) Pukul 5.00 Wita, Glan mengaku pihaknya mendapati begitu banyak sampah plastik, kaleng-kaleng, sedotan, dan kemasan berbagai jenis minuman ringan yang berserakan. Jenis sampah-sampah plastik ini dinilainya sangat berbahaya dalam mencemari lingkungan, terutama laut di kawasan Pantai Kadelang, Teluk Mutiara yang indah itu.

“Kalau sampah plastik ini tidak bisa kita bersihkan bersama-sama secara baik setiap hari, maka kemungkinan pantai ini akan tercemar dan kotor. Maka kami berencana akan terus berpartisipasi membersihkan, tidak hanya di Pasar Kadelang, tetapi juga pasar-pasar lainnya di Kalabahi dan sekitarnya. Saya kira ini menjadi suatu gerakan bagi kita bersama dalam menjaga kebersihan area publik di kota Kalabahi. Menuju Ulang Tahun Kabupaten Alor pada 20 Desember 2023, kita semua berkomitmen untuk menjaga kebersihan kota Kalabahi ini,”pesan Glan.

Dia yakin, bahwa dengan bersih dan nyaman pasti membuat orang akan senang. Apalagi, lanjutnya, Pasar Kadelang itu baru dibangun dengan konsep modern dan menerapkan pola pasar digital, sehingga tersedia fasilitas QRIS (Quick Response Code Indonesia Standart) Bank NTT di setiap lapak-lapak yang ada untuk pembayaran pajak online.

Mengenai tempat-tempat sampah yang disediakan untuk memudahkan para pengguna pasar membuang sampah, Glan berpendapat harus diperhatikan secara baik dan lebih penting adalah kesadaran semua pihak untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Alyos Wakano,S.I.P menjawab wartawan di Pasar Kadelang dengan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Bank NTT Cabang Kalabahi yang turun langsung membersihkan sampah-sampah di Pasar Kadelang.

“Memang ini merupakan program kami. Hari Rabu kemarin, kami juga dengan pihak TNI (dari Kodim 1622 Alor), melakukan pembersihan di beberapa pasar dalam kota seperti Pasar Kadelang, Pasar Lipa dan Pasar Kota (pasar lama di Kampung Cina Kalabahi). Sudah diarahkan oleh bapak Penjabat Bupati Alor (Dr.Drs.Zeth Soni Libing,M.Si ), agar kita senantiasa menjaga kebersihan lingkungan pasar, apalagi di musim hujan sekarang ini,”kata Wakano.

Memang secara intens, lanjut Wakano, para petugas kebersihan selalu menganjurkan kepada para pelaku usaha agar selalu menunjukan budaya bersih.

“Secara terus menerus akan kita lakukan sehingga kota ini (Kalabahi) menjadi kota yang bersih, khususnya di beberapa pasar dalam kota. Pasar kita cukup banyak. Di Alor ini ada 71 pasar, dan pasar yang aktif itu ada 50 pasar. Kita terus menyampaikan agar selalu menjaga kebersihan. Apalagi Gubernur NTT saat itu (Viktor B.Laiskodat) menilai pasar Kadelang ini paling moderen di NTT, punya pemandangan yang indah di bibir pantai sehingga harus dikelola secara profesional dan bersih sehingga menjadi contoh,”tutup Wakano. (ap/linuskia)

Similar Posts