Pesan Dari Syukuran Natal Keluarga POPA: Harus Berdampak

author
18
7 minutes, 38 seconds Read

alorpos.com – KELUARGA besar Persatuan Orang Pitungbang Ailelang (POPA) di Kalabahi menggelar acara Syukuran Natal dan Tahun Baru bersama pada Jumad (16/1/2026) lalu yang berlangsung di Gedung PAR 32 Jemaat Pola Desa Motongbang, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Nampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar dan istri, Pj.Sekda Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P., Kepala Bappelitbang Alor, Melkisedek Beli,S.Sos.,M.Si., Kadis Perlindungan Perempuan dan Anak, M.Haris Kapukong,S.H.,M.H., Kadis Kelautan dan Perikanan, Sutyo Ambao,S.Pi., Ketua Majelis Klasis Kabola Pdt.Oktaviana M.Appah S.Si.Teol bersama sejumlah pendeta lainnya.

Dalam acara yang dipandu duet MC Emi Maro dan Izak Alelang ini, sejumlah tokoh sesepuh Pitungbang Ailelang juga hadir, antara lain Lasarus Mule, Yusuf Adang, Moses Bana, Elias Mail, Drs.Thomas Adang, Christina Beli,S.T., Drs.Stonis Adang, Anton Djaha, Ferdinan Akal, Adi Djaha,dan sejumlah tokoh lainnya, termasuk Kepala Desa Motongbang, Pahlawan Hasan.

Panitia kegiatan yang diketuai Ferdy I.Lahal,S.H., dan sekretarisnya Alfred D.Duil,S.Pd itu mengusung tema: Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga. Sedangkan sub temanya: Kelahiran Yesus Kristus menjadikan Keluarga Besar Persatuan Orang Pitungbang Ailelang (POPA) hidup dalam persekutuan dan kebersamaan sebagai keluarga Allah.

Dalam sapaannya sebagai Ketua POPA, Ferdy I.Lahal yang juga dikenal sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor ini mengatakan rasa syukurnya karena banyak anggota keluarga besar Pitungbang Ailelang, serta kaum kerabat lainnya yang hadir memenuhi aula, sebagai wujud ikatan tali persaudaraan. Ferdy Lahal mengungkapkan bahwa POPA yang baru dibentuk pada 7 Desember 2025 itu, dengan dasar pertimbangan keluarga sebagaimana tema syukuran Natal ini, Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga.

“Apa yang kami buat dalam persekutuan ini, telah dibuat oleh leluhur kami. Orang-orang tua kami yang dulu telah meletakkan dasar itu bagi kami. Kami merefleksikan kembali semua hal terbaik yang telah dilakukan leluhur kami, meski di jaman susah, jaman sulit, tetapi mereka mampu berbuat banyak hal yang terbaik bagi daerah ini. Mereka ada di gunung besar, di gunung kecil, di pulau-pulau untuk membawa kabar Injil, mereka hadir dimana-mana sebagai bagian dari persekutuan keluarga,”kisah Ferdy Lahal, sembari sempat menyebut nama sejumlah tokoh jaman dulu dari keluarga Beli, Abor, Lahal dan lainnya.

Karena itu, lanjut Ferdy, mereka sebagai generasi Pitungbang Ailelang bersepakat untuk melanjutkan apa yang telah dibuat para leluhur, sehingga harus terorganisir dalam persekutuan keluarga. Mantan Camat Alor Barat Laut dan Teluk Mutiara ini menjelaskan, kenapa wadah yang mereka bentuk itu dinamakan Persatuan Orang Pitungbang Ailelang atau disingkat menjadi POPA. Menurutnya, POPA berarti semua batas kampung dalam suku-suku yang ada itu sudah bersatu dalam persekutuan tersebut, kemudian melanjutkan apa yang telah dibuat para leluhur.

Ia mengakui ada enam suku di jasira Pitungbang Ailelang yang kini masuk wilayah Desa Otvai, Kecamatan Kabola, yakni Suku Kapitang, Matulelang, Amarang, Ailelang, Ilelang, dan Suku Tafalelang.

“Semua suku ini tergabung dalam POPA, dan kebersamaan kita menjadi bahagian untuk melanjutkan apa yang telah diperbuat oleh leluhur suku-suku tersebut. Tentunya kami hadir tidak hanya untuk orang Pitungbang Ailelang saja, tetapi menjadi bagian dari komunitas banyak orang, sebagaimana orang-orang tua kami dulu buat, mereka hadir di mana-mana dan menjadi tokoh dimana-mana. Mereka berbuat bagi banyak orang, dan orang banyak merasa memiliki mereka. Jadi POPA ini terdari dari berbagai latar belakang orang Pitungbang Ailelang,”tegas Ferdy Lahal.

“Pesan orang tua kami, bahwa pergilah dalam kerendahan hati dan penuh tanggungjawab, kemudian kamu memberi nilai dan arti dalam segala tugas dan tanggungjawab kamu. Itu yang sudah dibuat orang tua kami, dan saat ini kami lanjutkan,”pungkas Ferdy Lahal.

Soal kesempatan orang Pitungbang Ailelang menjadi Bupati Alor atau bahkan Gubernur NTT sebagaimana disentil Ketua Majelis Jemaat Galed Atvai, Pdt.,Mikael Karbeka,S.Th., Ferdy Lahal mengatakan bahwa biarkan itu mengalir seperti air, akan tiba waktunya jika Tuhan berkehendak.

Ibadah syukuran tersebut dipimpin Ketua Majelis Jemaat Galed Otvai, Pdt. Mikael Karbeka,S.Th. Mengawali kotbahnya, Pdt.Mikael Karbeka menilai acara Natal bersama untuk pertama kalinya dilakukan Persatuan Orang Pitungbag Ailelang alias POPA itu, tentu bukan karena satu dua orang pung hebat, tetapi karena Tuhan baik. Menurutnya ini persekutuan yang mendorong kebersaamaan, toleransi dan gotong royong dalam mewujudkan kebaikan.  

“Persekutuan dan persaudaraan itu sangat penting sehingga harus dirawat karena menunjukkan eksistensi identitas. Suku-suku yang dipersatukan itu punya pertalian darah yang kuat, sama seperti pertalian dan persaudaraan suku-suku di Israel. Persekutuan dan perdaudaran harus memiliki nilai-nilai keilahian, karena dilandasi dengan kasih Allah, bukan landasan yang lain, sesuai pengalaman pemazmur,”tandas Mikael.

Ia mengingatkan agar Persekutuan dan persaudaraan harus berdampak pada pertumbuhan iman dan aspek keaejahteraan kehidupan, bukan untuk sekali tetapi selama-lamanya.

“Ini momen pertama Natal POPA sehingga harus punya landasan yang kuat supaya tidak tegoyang-tergoyang. Ada apa dengan POPA? Tujuannya apa? Kita POPA bukan orang lain, tetapi memiliki pertalian yang sanga kuat, satu darah dari Pitungbang Ailelang. Kita harus baku jaga, baku topang. Orang di kota harus lihat orang di kampung. Kita di kampung ingat orang di kota,”himbau Mikael Karbeka.

“Jangan sombong, jangan juga merasa rendah diri. POPA jangan diurus setengah hati, tetapi dirawat sampai Tuhan Yesus datang kembali. Harus ada langkah visioner untuk menjaga eksistensi identitas dan kekuatan dalam karya-karya pengabdian. Komunitas ini juga harus bisa menjadi agen keselamatan dan mengusahakan kesejahteraan bagi komunitas dan juga masyarakat yang lebih luas lagi,”sambung Karbeka.

Hal menarik yang disinggung Pdt.Mikael Karbeka di ujung homilinya, yakni ia mengakui bahwa para generasi terbaik POPA telah meraih berbagai prestasi dan posisi terbaik di berbagai bidang, misalnya di pemerintahan ada sekian banyak menjadi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah hingga ada yang mencapai level Sekda Alor seperti Drs.Soni O.Alelang, ada dosen atau akademisi yang menjadi professor atau guru besar, di TNI/Polri ada yang mencapai pangkat Jenderal seperti Brigjen TNI AD Josafat Duka, ada dokter, ada wartawan dan sebagainya, hanya ada yang masih kurang.

“Jadi apa yang masih kurang dari orang Pitungbang Ailelang, yakni belum ada yaang jadi bupati atau gubernur. Saatnya harus berani maju orang Pitungbang-Ailelang,”tutup Pdt.Mikael Karbeka, disambut aplaus hadirin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar ketika menyampaikan Pesan Natal dan Tahun Baru menyampaikan terima kasih kepada para sesepuh dan tokoh maayarakat dari 6 suku di Otvai.

Politisi yang akrab disapa Buche Brikmar ini mengakui bahwa banyak kader terbaik dari Pitungbang Ailelang yang menempati posisi strategis di berbagai bidang. Otvai itu, lanjut Brikmar, daerah yang mata airnya mengalir jauh menghidupi masyarakat Kabupaten Alor. Dan dalam dinamikan pemerintahan dan pembangunan di daerah ini, Brikmar menegaskan bahwa generasi Pitungbang Ailelang itu telah matang dalam iman dan matang dalam bermasyarakat.

“Pesan singkat saya, kita terus membangun persaudaraan di tengah keberagaman dalam membangun daerah ini,”ujar Buche Brikmar.

Hal senada dikemukakan Pj.Sekda Kabupaten Alor, Obeth Bolang,S.Sos.,M.A.P. Atas nama Bupati dan Wakil Bupati Alor serta jajaran pemerintah daerah setempat, Obeth menyampaikan selamat Natal dan Tahun Baru kepada keluarga besar Pitungbang Ailelang dimana saja berada. Kesempatan itu, Obeth mengaku punya ikatan persaudaraan yang kental dengan komunitas POPA karena ia lahir lahir dan besar di wilayah Dulimai Pitungbang Ailelang.

“Karena itu, saya berterima kasih kepada POPA, mari kita sama-sama Pemda melaksanakan program Bupati dan Wakil Bupati Alor yakni Gerbang Timur dalam spirit ALor Berkemas. Dalam setahun kepemimpinan ini. ada sejumlah keberhasilan yang telah kita raih. Tetapi kita juga menyadari ada sejumlah hal yang perlu kita benahi bersama. Ada banyak putra terbaik Pitumbang Ailelang di pemerintahan. (Mantan) Sekda bapak Soni Alelang baru saja pensiun, dan masih banyak kader muda yang berkiprah di Pemda Kabupaten Alor. Kita akan terus bersama membangun daerah ini,”tandas Obeth Bolang.

Sedangkan Ketua Majelis Klasis Kabola, Pdt.Oktaviana M.Appah S.Si.Teol  dalam suara gembalanya, menekankan bahwa moment yang indah itu untuk mempererat tali persaudaraan.

“Ucapan Nimang Lahatala, Mahensa Tofang-Tofang dari Ketua POPA (Ferdy I.Lahal), saya dengar itu merinding. Kita sebagai keluarga Allah itu sama dengan ikatan darah.  Natal perdana ini menjadi panggilan bagi POPA untuk meneruskan perjuangan orang tua dulu, menyambung yang terputus antar generasi,”kata Pdt.Oktaviana.

Ia berpendapat, bahwa Sub Tema Natal POPA perdana ini menjadi tugas yang tidak mudah karena bicara tentang keluarga Allah.

“Kita saling peduli, care and share itu sudah sungguh dan tulus atau belum. Ini  tugas kita untuk memperbaikinya. Kita bisa menjadi keluarga Allah, tidak hanya dalam ikatan sedarah tetapi bagi banyak orang,”ajak Oktaviana.

Ia berharap, seperti dalam Bahasa Inggris, rumah itu tidak hanya sebagai house tetapi harus menjadi home. Menurutnya, kalau keluarga selalu dalam suasana aman, nyaman dan damai, maka akan selalu merasa at home atau betah di rumah.

Acara syukuran ini berlangsung meriah karena penampilan vocal group, group music dan solo dari generasi-generasi POPA yang punya banyak seniman. (ap/linuskia)  

Similar Posts

18 Comments

  1. avatar
    freelancer deutschland says:

    Thi is a great article no doubt about it, i just started following you and i enjoy reading this piece. Do you post often ? we have similar post on the german best freelancer platform you can check it out if you want. Trusted source by Google.Thank you

  2. avatar
    freelancer says:

    Thi is a great article no doubt about it, i just started following you and i enjoy reading this piece. Do you post often ? we have similar post on the german best freelancer platform you can check it out if you want. Trusted source by Google.Thank you

  3. avatar
    freelancer germany says:

    Thi is a great article no doubt about it, i just started following you and i enjoy reading this piece. Do you post often ? we have similar post on the german best freelancer platform you can check it out if you want. Trusted source by Google.Thank you

  4. avatar
    dr jennifer ashton gelatin trick says:

    I’m extremely impressed along with your writing talents as well as with the layout in your blog. Is this a paid subject matter or did you modify it your self? Either way stay up the excellent high quality writing, it is uncommon to see a great blog like this one these days..

  5. avatar
    backbiome says:

    Backbiome is an advanced daily wellness supplement formulated to help support spinal comfort, reduce feelings of built-up tension, and promote freer, smoother movement throughout backbiome everyday life.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *