alorpos.com—SEKOLAH Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalabahi yang dipimpin Idaleta Laure,S.Pd., saat ini sedang melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 256 murid baru.
Salah satu sekolah favorite di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur ini sangat memperhatikan mutu pendidikan sehingga MPLS pun tidak dibuat sekadar formalitas belaka.
Buktinya, saat MPLS yang berlangsung selama tiga hari sejak Senin (14/7/2025) itu, pihak SMKN I Kalabahi menghadirkan alumni-alumninya yang dinilai sukses dan punya jabatan mentereng saat ini.
Kepala SMKN I Kalabahi, Idaleta Laure,S.Pd., kepada media ini, Selasa (15/7/2025) di sela-sela kegiatan MPLS ini mengatakan bahwa tujuannya menghadirkan para alumni yang telah sukses di bidang masing-masing itu, untuk berbagi pengalaman selama menjadi siswa/i sekolah tersebut, serta kiat-kiat mereka hingga meraih sukses dalam karier saat ini, untuk memotivasi para juniornya.

Maka pada pembukaan Tahun Pelajaran 2025/2026 ini, SMKN 1 Kalabahi mengundang dua alumninya, yakni Usman Saryono Plaikari yang saat ini sukses sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor, dan Dewi Odja,S.E., mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang kini sebagai Staf Ahli Bupati Alor.
“Kami di SMK Negeri 1 Kalabahi menyelenggarakan kegiatan MPLS selama tiga hari. Pada hari kedua ini, kami hadirkan dua alumni yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Kedua alumni ini berbagi cerita mereka, mulai dari masa mereka berpendidikan di SMKN I, dan sampai dengan hari ini berhasil. Hal ini juga membanggakan kami. Kehadiran alumni sukses ini memicu anak-anak kami untuk mereka juga punya semangat belajar agar kelak bisa meraih sukses juga, sebagai generasi emas 2045,”tandas Idaleta.
Ia menilai kedua alumni tersebut telah tampil luar biasa mengisahkan pengalaman dan kiat-kiat atau tips meraih sukses kepada 256 murid baru yang tersebar pada enam jurusan di SMKN I Kalabahi.
Idaleta mengapresiasi Wakil Ketua DPRD Alor, Usman Plaikari dan Staf Ahli Bupati Alor, Dewi Odja yang berbagi cerita, tips belajar di kala susah waktu itu, kondisi tidak normal, tapi mereka punya semangat belajar bisa berprestasi baik dan sukses saat ini.
Ternyata SMKN 1 Kalabahi tidak hanya menghadirkan alumni, karena menurut Idaleta, pihaknya juga menghadirkan pembicara dari Kepolisian Resor Alor. Alasannya menghadirkan polisi, karena ia berpendapat anak-anak remaja menuju ke dewasa itu, dalam pergaulan di sekolah maupun di luar sekolah, harus mengetahui rambu-rambu hukum, misalnya bagaimana berlalulintas yang baik, kemudian berteman yang baik, tidak bersikap bully kepada teman-teman, dan sebagainya.

Idaleta memperkenalkan ada enam kompetensi keahlian atau jurusan pada SMKN I Kalabahi, yakni Kompetensi Keahlian Nautika Kapal Niaga, PJKT (Jaringan Komputer dan Telekomunikasi), Pemasaran, Manajemen Perkantoran, Akutansi Keuangan Lembaga, dan Kompetensi Keahlian Perhotelan.
Pantauan media ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor, Usman Saryono Plaikari tampil semangat dalam memotivasi siswa/siswi baru dengan segudang pengalamannya, apalagi dia ternyata mantan Ketua Osis SMKN I Kalabahi.
Usman yang berasal dari Lerabain, Desa Wakapsir, Kecamatan Abad Selatan ini masuk SMK I Kalabahi tahun 1996 dan tamat tahun 1999. Ia mengisahkan pendidikan formalnya mulai dari SD Ketolik Kalongbuku Moru, Alor Barat Daya, SMP Negeri Moru dan terakhir di SMK Negeri I Kalabahi.
“Saya ini tamatan SDK Kalongbuku Moru, sehingga doa-doa Katolik, sepuluh perintah Allah, lima perintah gereja itu saya hafal dan bahkan lebih tahu dari teman-teman Katolik, walaupun saya Islam,”kisah Usman disambut applause ratusan siswa baru SMK N I Kalabahi.
Masuk SMP Negeri Moru, Usman terpilih menjadi Ketua Osis, dan kemudian lanjut di SMKN I Kalabahi Jurusan Akuntansi, ia juga kemudian terpilih sebagai Ketua Osis, setelah seniornya Hermanto Djahamouw.

“Saat saya Ketua Osis, tidak boleh ada anak yang pakai sepatu warna-warni, tidak boleh ada yang terlambat datang sekolah, baju tidak boleh diluar harus sisip dalam. Jadi angkatan kami banyak yang sukses, salah satunya ketua Bawaslu Kabupaten Alor saat ini, Orias Langmau,”ungkap Usman Plaikari memotivasi.
Ia membagi kiat sesuai pengalamannya, bahwa kalau mau sukses, pertama jangan lupa Tuhan, bukan jangan lupa HP. Bangun pagi sebelum turun dari tempat tidur, demikian Usman, berdoa dulu. Kedua, harus beradab.
“Bukan berilmu tinggi tetapi tidak beradab, atau mulai sombong. Harus hormati bapak dan ibumu, guru-guru dan orang yang lebih tua,”pesan Usman.
Ada satu pengalaman menarik dari Usman, saat sekolah ia tinggal di rumah ketua DPRD pada waktu itu, Drs. Muhamad Kinanggi , dimana salah satu tugas rutinnya menyetrika jas milik Ketua DPRD tersebut, dan tak dinyana, kini dia bersyukur karena Tuhan memberikan dia kesempatan mengenakan jas sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor.
Kesempatan itu ia juga menghimbau anak-anak agar gunakan hand phone (HP) untuk kepentingan pendidikan, jangan yang aneh-aneh. Saat proses belajar mengajar di kelas, lanjut Usman, harus berani bertanya kalau merasa ada hal-hal yang belum dimengerti dari penjelasan guru. Anak-anak juga dimintanya agar harus berani mengemukakan pendapat di depan umun.

“Maju bicara di depan banyak orang berarti mental teruji. Mendidik mental bagaimana orang bisa tampil depan, harus berani bicara. Salah benar urusan kedua, yang penting berani acungkan tangan, dan berani bicara,”ajak polisi PKS Kabupaten Alor ini.
Usman juga menghimbau agar anak-anak tekun dan disiplin belajar sesuai dengan jurusan keahlian masing-masing agar bisa sukses setelah tamat nanti. Ia mencontohkan, jurusan pemasaran akan sukses menjalankan usaha, karena tahu bagaimana cara menjualnya, bagaimana cara mempromosikannya.
“Sekarang ini cari kerja susah, jadi kalau kuasai ilmu pemasaran atau manajemen bisnis, kelak akan bisa membuka usaha sendiri dan dijalankan secara baik sesuai ilmu maka anda akan meraih sukses. Jadi kalau mau sekolah, pada malam hari itu sudah kerja tugas, siapkan buku-buku pelajaran untuk besok, bukan pagi baru sibuk cari buku,”tegas Usman.
Lebih jauh Usman berpesan, bahwa mau sukses, mau baik, maka berbaktilah pada ibumu, jangan sakiti hati ibumu. Jadilah siswa yang setelah tamat dari SMKN I Kalabahi ini, sambung Usman, bisa memberikan warna dan nama baik sekolah, karena menjadi orang yang sukses di tengah masyarakat.

Usman berjanji, bagi murid baru SMKN I Kalabahi yang akan tamat di tahun 2028 itu, jika nanti mau kuliah tetapi orang tuanya benar-benar tidak mampu secara ekonomi, maka dia akan memberikan beasiswa. Ia juga mempersilahkan siswa/siswi yang ingin bersilaturahmi ke ruang kerjanya.
Sementara itu, Ketua Panitia MPLS SMKN I Kalabahi, Binoni Chr.Sarata,S.Pd., melalui sekretarisnya, Calvin V.P.Peni,S.Pd.,Gr menginformaskan, bahwa alumni Dewi Odja,S.E., hadir mambawakan materi terkait penguatan dan motivasi bagi para murid baru. Sedangkan pemateri dari Polres Alor, kata Calvin, berbicara tentang ketertiban lalu lintas, tindakan kriminal, napza dan judi online.

Para pelajar dengan antusias mendengarkan segala materi yang disampaikan para alumni maupun dari Polres Alor, sehingga banyak yang mengajukan pertanyaan terkait hal-hal yang ingin mereka ketahui. (ap/linuskia)