Mahasiswa Alor dan Penjual Ikan di Trotoar Vs PolPP dan Penjual Ikan di Pasar. Nampira: Tidak Ada Tekanan Dari Pimpinan

author
18
4 minutes, 31 seconds Read

RATUSAN mahasiswa dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), baik tingkat nasional seperti GMNI, GMKI, HMI, PMKRI, IMM maupun OKP lokal Kabupaten Alor yang tergabung dalam Aliansi Peduli Penjual Ikan (APPI) dan penjual ikan (di trotoar), melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Polisi Pamong Praja (PolPP), Kamis (25/5/2023). Aksi ini paska viralnya video yang memperlihatkan tindakan oknum Anggota PolPP Kabupaten Alor, yang memusnahkan ikan milik sejumlah penjual ikan di trotoar jalan protokol dalam Kota Kalabahi, dengan cara dibakar pada Minggu (21/5/2023).
Massa aksi saat tiba di Kantor PolPP di kawasan Batunirwala Kalabahi sekitar pukul 11.15 Wita, nampak tidak terima dengan kehadiran puluhan penjual ikan baik dari Pasar Inpres Lipa Kalabahi maupun di Pasar Lama Kalabahi, yang sudah terlebih dahulu berada di bagian timur halaman Kantor PolPP. Ibu-ibu penjual ikan di pasar itu membentangkan sebuah spanduk (baliho) ukuran besar dengan tulisan “PASAR UNTUK JUALAN, TROTOAR UNTUK BERJALAN”. Ada pula tulisan lain yakni; “Aksi Mama Pasar Ikan Tuntut Pembersihan Pedagang Ikan Liar di Area Trotoar dan Jalan Umum”. “Alor Bersih, Alor Sehat, Alor Taat Aturan”.

Puluhan ibu-ibu penjual ikan di Pasar Inpres Lipa dan Pasar Lama Kalabahi yang lebih dulu berada di Kantor PolPP sebelum massa aksi dari APPI tiba

Hal ini memicu protes keras dari OKP peserta aksi yang tergabung dalam APPI, karena mereka tidak ingin ada adu domba antar para penjual ikan, sehingga mereka mendesak aparat keamanan dari Polres Alor yang sedang berjaga-jaga, agar ibu-ibu penjual ikan yang sudah ada di bagian timur Kantor PolPP itu dipulangkan karena mereka tidak punya ijin untuk aksi dari kepolisian. Suasana sempat memanas antara massa aksi dengan aparat kepolisian terkait tuntutan ini, tetapi pada akhirnya dapat terkendali dengan jaminan, masing-masing kubu tidak saling provokasi. Aparat keamanan fokus mengamankan ibu-ibu penjual ikan di pasar agar tidak berulah saat para pimpinan OKP berorasi dan menyampaikan tuntutan di halaman Kantor PolPP.
Kapolres Alor, AKBP.Supriyadi yang tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi, maka 10 perwakilan mahasiswa dan dua perwakilan ibu-ibu penjual ikan di trotoar masuk ke aula Kantor PolPP untuk berdialog dengan Kepala Staf PolPP Kabupaten Alor, Zainal Nampira,S.Sos.

Suasana sempat memanas ketika APPI mendesak aparat Polres Alor agar memulangkan ibu-ibu penjual ikan di pasar yang berada di halaman Kantor PolPP karena tidak punya ijin aksi

Pantauan media ini, ketika dialog perwakilan massa aksi baik dari OKP maupun ibu-ibu penjual ikan di trotoar menilai tindakan PolPP yang merampas dan membakar ikan-ikan milih penjual itu sangat tidak manusiawi. Menurut mahasiwa, PolPP mengambil ikan itu bukan di trotoar tetapi di rumah-rumah para penjual. Para penjual ikan mengisi ikan di kantong-kantong lalu berjualan di tepi jalan, sedangkan stok ikan dalam ember, disimpan di rumah mereka yang katanya diambil oknum PolPP dan dibawah untuk dibakar. Mereka juga mempertanyakan tindakan operasi yang dilakukan PolPP pada hari Minggu.
Mahasiswa menekankan bahwa kalau PolPP mau operasi penertiban untuk menegakkan Perda, maka jangan hanya menjelang ada kunjungan pejabat propinsi atau pusat ke daerah ini, tetapi terus menerus dan sasarannya tidak hanya para penjual ikan, tetapi semua pihak, pedagang apa saja yang berjualan di trotoar. Selain itu, harus tertbkan pula bangunan-bangunan yang berdiri di atas trotoar. Kesempatan dialog itupun, oara mahasiswa mendesak Kasat PolPP agar mengganti rugi atas kerugian yang dialami para penjual ikan yang menjadi korban dari tindak oknum PolPP yang dinilai tidak berkemanusiaan.

Sejumlah pimpinan OKP dan perwaklan penjual ikan saat berdialog dengan Kasat PolPP Kabupaten Alor, Zainal Nampira

Terkait tudingan dan tuntutan massa aksi ini, Kasat PolPP Kabupaten Alor, menjelaskan bahwa apa yang dilakukan PolPP itu dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Alor Nomor 7 Tahun 2016.
“Dalam menegakan Perda itu, kami telah melaksanakannya dengan baik sesuai amanat Perda tersebut. Tadi disampaikan oleh teman-teman (pimpinan OKP), bahwa teman-teman yang bertugas (PolPP) megambil ikan di rumah-rumah penjual untuk dibakar itu tidak benar. Saya luruskan informasi ini, bahwa ikan yang diambil itu yang ada di trotoar,”tegas Nampira.
Terkait pembinaan terlebih dahulu kepada para penjual yang terjaring operasi, mantan Camat Alor Barat Laut ini mengataan bahwa sudah dilakukan pihakya berulang kali. Menurut Nampira, pihaknya juga sudah berulangkai menjembatani para penjual ikan di trotoar dengan Dinas Perdagangan dan sudah diarahkan untuk berjualan di Pasar Inpres Lipa karena masih ada tempat jualan. Nampira juga menepis dugaan bahwa tindakan PolPP itu karena dibawah tekanan, atau ada perintah dari atasan yang lebih tinggi.

Kasat PolPP Kabupaten Alor, Zainal Nampira didampingi stafnya ketika menjawab tuntutan massa aksi dari APPI

“Tugas-tugas kami ini sesuai yang diamanatkan Perda, jadi tidak ada lagi dugaan-dugaan bahwa kami ditekan oleh pimpinan itu tidak ada. Semua tugas di daerah ini sudah dibagi habis. Kebijakan umum yang disampaikan oleh pa bupati, sedangkan kebijakan teknis dilakukan oleh masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Jadi kami bertugas di bidang-bidang penertiban umum,”tandas mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Alor ini.
Mengenai usul saran dan tuntutan yang disampaikan massa aksi, Nampira berjanji akan ditindaklanjuti sesuai aturan. Bahwa ada bangunan di atas trotoar atau pedagang barang lainnya yang jualan di trotoar yang disampaikan para mahasiswa, Nampira menyampaikan terima kasih atas masukannya sebagai kontrol.
“Ini merupakan kontrol yang baik buat kami. Tentu saja, kami juga mengajak teman-teman (mahasiswa) bersama-sama dengan pemerintah untuk bisa melihat hal-hal mana yang keliru agar disampaikan, dan kita sama-sama melakukan pengawasan. Tidak bisa teman-teman (mahasiswa) melepas pemerintah bekerja sendiri. Pemerintah, mahasiswa dan masyarakat, kita berkolaborasi untuk pembangunan yang ada di daerah ini, sehingga daerah ini semakin baik lagi,”pungkas Nampira. (ap/linuskia)

Similar Posts

18 Comments

  1. avatar
    Arlean Borelli says:

    I will right away grab your rss feed as I can not to find your e-mail subscription link or e-newsletter service. Do you’ve any? Please permit me know so that I may just subscribe. Thanks.

  2. avatar
    Patricia Ballengee says:

    I simply wanted to send a simple remark to thank you for these fantastic pointers you are writing here. My time intensive internet search has now been compensated with sensible knowledge to write about with my companions. I would assume that many of us visitors are unequivocally lucky to be in a fantastic site with very many special professionals with insightful ideas. I feel somewhat grateful to have discovered your webpage and look forward to many more awesome minutes reading here. Thanks once more for all the details.

  3. avatar
    basket168 says:

    F*ckin’ remarkable issues here. I am very satisfied to peer your post. Thanks so much and i’m having a look ahead to contact you. Will you kindly drop me a e-mail?

  4. avatar
    바로벳 says:

    Hey! I know this is kinda off topic however , I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in trading links or maybe guest authoring a blog article or vice-versa?

    My website covers a lot of the same topics as yours and I
    think we could greatly benefit from each other. If you are interested
    feel free to send me an e-mail. I look forward to hearing from you!
    Awesome blog by the way!

  5. avatar
    the brain song review says:

    Does your blog have a contact page? I’m having a tough time locating it but, I’d like to shoot you an email. I’ve got some recommendations for your blog you might be interested in hearing. Either way, great website and I look forward to seeing it develop over time.

  6. avatar
    gelatin trick for weight loss says:

    There are some attention-grabbing deadlines in this article but I don’t know if I see all of them middle to heart. There is some validity however I will take maintain opinion until I look into it further. Good article , thanks and we want more! Added to FeedBurner as properly

  7. avatar
    오밤 says:

    First of all I would like to say great blog! I had a quick question in which I’d like to ask if you don’t mind.
    I was curious to find out how you center yourself and clear your mind before writing.
    I’ve had a difficult time clearing my mind in getting my ideas out there.
    I truly do take pleasure in writing however it just seems like the first 10 to 15 minutes are generally
    wasted simply just trying to figure out how to begin. Any suggestions or hints?
    Thanks!

  8. avatar
    fdertolmrtokev says:

    I like what you guys are up too. Such clever work and reporting! Carry on the excellent works guys I’ve incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my web site 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *