alorpos.com – SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Melkisedek Bely,S.Sos.,M.Si., me-Launching Website Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda setempat, Kamis (4/6/2026) di aula Lantai I Kantor Bupati Alor. Saat itu Melki Bely didampingi dua Staf Ahli Bupati Alor dan Asisten III Setda Alor, Marthen Maubeka,S.H., serta Kepala Bagian Hukum yang juga Plt.Kabag Prokopim, Tertius Lanmai,S.H.
Dalam kegiatan yang dihadiri para pejabat teras lingkup Pemkab Alor ini, Sekda Melki Bely mengemukakan bahwa website tersebut merupakan salah satu upaya untuk pencapaian visi dan visi Pemerintah Kabupaten Alor Tahun 2025-2030, khususnya Misi keempat yang menekankan terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.
“Jadi, website ini mau menegaskan terkait dengan bagaimana penguatan transparansi informasi pemerintahan. Masyarakat dipermudah untuk mengakses kegiatan-kegiatan pemerintahan yang dilaksanakan oleh pimpinan daerah,”tandas Melki.
Menurutnya, tansformasi birokrasi saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang penyelenggaraan struktur organisasi tetapi pada transformasi sistem kerja dan informasi. Ia berpandangan bahwa pemerintah yang efektif menuntut adanya integrasi data, percepatan informasi, dan keterbukaan akses publik. Kita bicara tentang efektif, demikian Melky, tapi kalau misalnya ada informasi yang tidak update, yang tidak bisa diakses masyarakat, maka belum bisa dikatakan pemerintah tersebut efektif.

Tertius Lanmai,S.H
“Karena itu dalam kerangka strategi pembangunan melalui Program Gerbang Timur, yang dioperasionalkan melalui 5 pilihan percepatan, secara khusus percepatan informasi dan reformasi birokrasi, maka website ini menjadi instrumen strategis dalam membangun sistem komunikasi pemerintah yang terstruktur, yang terverifikasi secara baik, yang terdokumentasi, dan dapat diakses secara luas oleh masyarakat,”tegas Melki.
Untuk itu ia mengingatkan agar website ini harus dijalankan secara sistematis dengan standar operasional yang jelas. Melki menekankan: “Jangan sampai hari ini kita launching, minggu depan sudah tidak ada update berita lagi”.
“Ini kan website-nya pemerintah, khusus untuk Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. Jadi seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh pimpinan daerah mesti ter-update, agar diakses oleh masyarakat.
“Saya berharap, hari ini kita launching, maka mulai eksis sudah. Kegiatan pemerintah di mana yang perlu diupdate, yang perlu diinformasikan kepada publik, mesti harus diakses. Sekecil apapun kegiatan-kegiatan pimpinan daerah, harus diinformasikan, supaya orang tahu bahwa pemerintah ada kerja,”ujar mantan Asisten III Setda Alor ini.
Melki kemudian berpesan empat hal untuk dilakukan jajaran Bagian Prokopim Setda Alor; Pertama, setiap kegiatan pimpinan daerah harus terdokumentasi dan dipublikasikan secara tepat waktu. Jangan kegiatan hari ini, nanti minggu depan baru dipublikasi. Tidak bisa begitu, harus update terus. Karena itu dengan kriteria sumber daya manusia tenaga yang ada di Bagian Protokol, harus dibagi secara baik. Dan pasti orang yang mengerti tentang website yang ada di situ. Kegiatan pimpinan harus terdokumentasi dan dipublikasikan secara baik, agar orang menilai pemerintah punya kerja.

Kedua, validasi informasi menjadi keharusan untuk menjaga kredibilitas pemerintah. Validasi informasi, jadi tidak saja mengakses apa yang akan dilaksanakan oleh pimpinan daerah, tapi ini juga bisa melakukan validasi informasi dari luar. Bagaimana kita mau semacam mem-back up tugas-tugas pemerintah untuk diketahui masyarakat, bahwa oh ternyata informasi yang beredar di luar itu tidak benar.
Ketiga, adalah integrasi website dari sisi organisasi perangkat daerah perlu dikembangkan secara bertahap. Dia mencontohkan di Baperida itu ada Alor Satu Data, sehingga bagaimana dikoneksikan sehingga keika orang klik website Alor Satu Data, website Bagian Prokopim juga bisa diakses disana. Jadi sekarang caranya begini, orang mau ngomong kritik pemerintah dan segala macam di media sosial itu biarkan saja. Website ini yang menjadi ruang Pemda untuk mengupdate kegiatan pimpinan daerah dan perangkat daerah.
“Tidak boleh meng-counter orang punya pernyataan di media sosial, tapi meng-counter itu dengan publikasi kerja-kerja pemerintah. Karena itu menjadi penting ya, bagaimana integrasi website. Ada sejumlah website di Kabupaten Alor, sehingga bagaimana diintegrasikannya itu harus diketahui. Tapi saya berharap, semoga Website Prokopim ini tidak berdiri sendiri, supaya ketika satu diklik, dengan sendirinya semua terbaca, terakses.”tegas Melki Bely.
Keempat, lanjut Melki, adalah evaluasi berkala harus dilakukan untuk mengukur efektivitas kemampuan kerja. Ini harus dievaluasi setiap saat, untuk mengetajui Kendalanya di mana, tantangannya di mana, harus dilihat.

“Bukan berarti bahwa saya melarang teman-teman, tapi untuk kegiatan pimpinan harus dipublikasi melalui website resmi, tidak boleh melalui media sosial sesuka hati. Kalau mau posting di media sosial melalui akun pribadi seperti facebook atau tiktok, maka jangan pakai foto atau video pimpinan daerah. Jangan buat sesuka hati kita, saya mau posting di tiktok dan segala macam, tidak boleh begitu, harus terkordinasi dan melalui website ini,”tandas Melki, sembari menambahkan bahwa website tersebut menjadi salah satu media yang memperkuat nilai demokrasi.
Lebih jauh Melki mengharapkan agar OPD yang membuat suatu kegiatan yang menghadirkan pimpinan daerah, maka sudah harus lebih awal memberikan pokok-pokok pikiran kepada pimpinan daerah yang akan menghadiri dan membuka kegiatan dimaksud. Pokok-pokok pikiran itu kemudian diambil oleh Bagian Prokompim untuk keperluan membuat publikasi.
Diperingatkannya, jangan sampai pimpinan daerah mau menyampaikan sambutan tetapi tidak tersedia dengan baik. Staf bagian Prokopim juga ditegaskannya agar harus memiliki kapasitas yang baik sehingga bisa menghasilkan berita-berita yang luar biasa, untuk mempertegas komitmen pemerintah daerah di dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.
“Karena itu saya berharap juga seluruh perangkat daerah, agar memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sistem komunikasi publik ini. Masing-masing OPD, saat ada kegiatan-kegiatan, maka harus melibatkan orang-orang bagian Prokopim agar mereka bisa mengakses data, dan menginformasikannya, supaya masyarakat mengetahui kerja-kerja pemerintah daerah,”pungkas Melky Beli.

Sebelumnya, Plt.Kabag Prokopim Setda Alor, Tertius Lanmai,S.H dalam laporannya mengemukakan bahwa bahwa sebsite tersebut sebagai media dokumentasi dan publikasi kegiatan pimpinan daerah, serta berbagi informasi strategis penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Alor.
Tujuan peluncuran website ini, jelas Lanmai, yakni: A). Menyediakan kredit informasi resmi pemerintah Kabupaten Alor yang mudah diakses oleh masyarakat. B). Meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang cepat, tepat, akurat, dan terpercaya. C). Mendukung keterbutan informasi publik serta transparansi penyelenggaraan pemerintahan daerah. D). Menjadi sarana dokumentasi dan pengarsipan digital kegiatan pimpinan daerah secara sistematis. E). Memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan para pemerintah. E). Memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan para pemerintah.
Menurut Lanmai, website ini akan memuat berbagai informasi dan publikasi, antara lain kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Alor, dokumentasi foto dan video kegiatan pimpinan daerah, serta informasi pembangunan daerah. Kabag Hukum Setda Alor inipun menekankan bahwa ada lima manfaat yang diharapkan dari kehadiran website ini, yakni:
1). Peningkatan keterbukaan dan transformasi informasi publik. 2). Menjadi sumber informasi resmi pemerintah Kabupaten Aror yang kredibel dan terpercaya. 3). Mendukung transformasi digital pemerintah daerah. 4). Mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait kebijakan kegiatan pemerintah. 5). Memeningkatkan citra dan kualitas dan informasi pemerintah Kabupaten Alor. (ap/linuskia)