Kukuhkan Paskibraka, Wabup Alor: Jangan Mudah Diombang Ambing, Kalian  Adalah investasi Besar Bagi Masa Depan

author
5
3 minutes, 42 seconds Read

alorpos.com – WAKIL Bupati Alor, Rocky Winaryo,S.H.,M.H., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Alor pada Sabtu (15/8/2026) malam di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Alor. Acara sakral pengukuhan 30 pemuda/i Alor dari sejumlah SMA/SMK sebagai pengibar bendera pada Upcara HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 ini, dihadiri sejumlah sesepuh daerah, unsur Forkopimda dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Alor.

Dalam pidato pengukuhan itu, Wabup Alor, Rocky Winaryo menegaskan bahwa anak-anak muda yang yang berdiri tegak malam ini adalah personalifikasi dari dedikasi dan komitmen generasi muda Alor.

“Mulai malam ini, tanggung jawab besar diletakkan di atas pundak kalian. Tugas mulia untuk mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di bumi persaudaraan ini, merupakan simbol dari estafet kepimpinan bangsa,”tandas Rocky.

Peringatan HUT RI ke-81 pada tahun 2026 ini, kata Wabup Rocky Winaryo, mengusung tema nasional yang sangat mendasar dan visioner, yaitu Indonesia berdaulat adil dan makmur. Ia menekankan,  tema ini tidak boleh hanya menjadi slogan yang tertulis di baliho atau spanduk-spanduk protokol.

“Tema ini harus kita maknai secara mendalam. Kita bedah dan kita bumikan dalam setiap gerak pembangunan di Kabupaten Alor, termasuk dalam proses pembinaan Paskibraka ini,”pesan Rocky.  

Pertama, berdaulat. Kedaulatan semua bangsa di era modern, demikian Rocky, tidak lagi hanya berbicara tentang batas wilayah, melainkan tentang kemandirian dan ketahanan mental generasi mudanya.

“Adik-adik Paskibraka yang saya banggakan. Selama masa karantina dan pelatihan, kalian telah ditempa untuk mandiri, disiplin dan teguh pendirian. Inilah modal utama kedaulatan diri. Bangsa yang berdaulat lahir dari pemuda-pemudi yang tidak mudah diombang-ambingkan oleh arus negatif zaman. Pemuda yang memiliki prinsip dan bangga akan identitas tanah kelahirannya,”tegas Rocky.

Kedua adil. Wabup Rocky Winaryo mengingatkan: Nilai keadilan tercemin dari kebersamaan dan kekompakan kalian di dalam formasi pasukan. Di dalam Paskibraka, tidak ada tempat bagi ego sektoral, tidak ada perbedaan latar belakang suku, agama maupun asal sekolah. Kalian melibur menjadi satu kesatuan yang utuh. Setiap individu memiliki peran yang sama pentingnya. jika satu orang goyang maka seluruh formasi akan terganggu. Harmoni dan keadilan dalam memperlakukan sesama inilah yang harus kalian bawa pulang ke masyarakat setelah tugas ini selesai.

Ketiga, makmur. Menurut Wabup Alor, kemakmuran sebuah daerah tidak akan pernah tercapai tanpa adanya sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, dan berkarakter.

“Apa yang kalian dapatkan selama pelatihan, mulai dari ketahanan fisik, manajemen waktu, hingga wawasan kebangsaan, adalah investasi besar bagi masa depan Kabupaten Alor. Kalian adalah motor penggerak yang akan membawa daerah kita keluar dari berbagai ketinggalan, menuju masyarakat Alor yang maju dan sejahtera. Oleh karena itu iker yang telah kalian ucapkan dengan lantang serta ciuman hingga pada ujung bendera merah putih tadi, harus tertanam kuat di dalam dada. Jadikan itu sebagai komitmen seumur hidup, untuk setia kepada Pancasila Undang-Undang Dasar 1945, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”pesan Rocky Winaryo.

Nama dan Asal Sekolah dari 30 Anggota Paskibraka Kabupaten Alor Tahun 2026

Berikut nama dan asal sekolah dari 30 Anggota Paskibraka Kabupaten Alor Tahun 2026 yang diperoleh media in i dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Alor:  Hairul Kossah dari SMKN 1 Kalabahi. Daud Kristian Bagaisar dari SMAN Buraga. Prabu Ajiburahman Karsidin dari SMAN I Kalabahi. Jitro Narwasstu Laulaka dari SMA 1 Kalabahi. Gibran Sauba Blegur dari SMAK St.Yoseph Kalabahi. Jumando Musa Malese dari SMAN 2 Kalabahi. Nizamul Asfari Nenu dari MAN Alor. Zgtenli Alexander Malaikosa dari SMKN 4 Kalabahi. Handika Perdana dari MAN Alor. Ghomerdidtzon Daud Ena dari SMAN Baranusa. Mathew Victory Weni dari SMAN 1 Kalabahi. Zulkifli Anas dari SMKN Kayang. Muhamad Setyawan Marweki dari MAN Alor. Valenthino Anung Selly dari SMAK St.Yoseph Kalabahi. Yohanis Mokoil dari SMAN Probur. Nazivatul Azwini Duru Paddang dari MAN Alor. Nadia Valentine Indra Rahmad dari SMAN 1 Kalabahi. Lara Dalina Djahatang dari SMAN 2 Kalabahi. Zhyfanna Alhuda dari SMKN 1 Kalabahi. Gracia Alesandra Killi dari SMAN 1 Kalabahi. Sara Joanna Asalaka dari SMAK St.Yoseph Kalabahi. Syakira Nazwa Djafar dari SMAN 1 Kalabahi. Velincia Meljhoyusmen Kallau dari SMAK St.Yoseph Kalabahi. Wiwin Thania Potmau dari SMAN 1 Alor Barat Daya. Maria Yohana Blegur dari SMA Kristen 2 Kalabahi. Meilany Cristiani Bire Wadu dari SMAN 1 Kalabahi. Annamaria Auletchia Muda dari SMAK St.Yoseph Kalabahi. Anastasia Aku Pandu dari SMAN 1 Kalabahi. Kerenhapukh Ester Boling La dari SMAN 1 Kalabahi. Lodia Tuaty dari SMAN Restorasi Latuna. (ap/linuskia)  

Similar Posts

5 Comments

  1. avatar
    Theo says:

    Simbol titik sering terlihat serupa, padahal fungsinya dapat berbeda dalam daftar, teks editorial, rumus, atau elemen dekoratif. Karena itu, memilih karakter berdasarkan konteks lebih aman daripada sekadar memakai titik yang paling mudah ditemukan. Dot Symbol membantu sebagai referensi praktis untuk membedakan variasi titik dan menyalin karakter yang sesuai. Pendekatan ini juga membuat format lebih konsisten ketika sebuah teks dipakai di beberapa perangkat atau aplikasi.

  2. avatar
    Ethan Cole says:

    Thanks for sharing “Kukuhkan Paskibraka, Wabup Alor: Jangan Mudah Diombang Ambing, Kalian Adalah investasi Besar Bagi Masa Depan.” The concrete examples make the main idea easy to follow. I especially appreciated the practical details rather than a surface-level summary.

  3. avatar
    VocalRemover.one Team says:

    Thanks for sharing “Kukuhkan Paskibraka, Wabup Alor: Jangan Mudah Diombang Ambing, Kalian Adalah investasi Besar Bagi Masa Depan.” The concrete examples make the main idea easy to follow. I especially appreciated the practical details rather than a surface-level summary.

  4. avatar
    Molens AI says:

    Thanks for sharing “Kukuhkan Paskibraka, Wabup Alor: Jangan Mudah Diombang Ambing, Kalian Adalah investasi Besar Bagi Masa Depan.” The concrete examples make the main idea easy to follow. I especially appreciated the practical details rather than a surface-level summary.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *