alorpos.com – KOPERASI Simpan Pinjam (KSP) Budi Artha Mandiri yang berkantor pusat di Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor, siap menggelar kompetisi sepak bola bergengsi antar klub se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tak tanggung-tanggung, KSP Budi Artha menyiapkan trophy bergengsi untuk diperebutkan yakni Piala Bergilir berbentuk logo KSP Budi Artha yang dipesan khusus dengan sepuhan emas senilai Rp 50 Juta. Tak hanya itu, hadiah uang pembinaan untuk klub yang berhasil meraih Budi Artha Cup I, juga senilai Rp 50 Juta. Total hadiah bernilai ratusan juta rupiah.
Hal ini diungkapkan Konsultan Teknis KSP Budi Artha, Rahmat Mansari,S.Sos., bersama Ketua KSP Budi Artha, Roni Adang,A.Md dan Anggota Pengawas KSP Budi Artha, Sahril Laudu kepada wartawan di arena Deswita Kalabahi pekan lalu. Menurut Mansari, Kejuaraan Sepak Bola Antar Klub se-NTT untuk memperebutkan KSP.Budi Artha Cup itu telah diputuskan dalam forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Budi Artha Mandiri Ke-XXII Tahun Buku 2025 pada 18 April 2026 lalu.
Mansari menyebut ada dua agenda utama dalam RAT KSP.Budi Artha dimaksud, yakni, pertama terkait rencana pengembangan KSP.Budi Artha Mandiri (KSP BAM) ke wilayah kabupaten/kota lainnya di Provinsi NTT, karena status KSP BAM merupakan Koperasi Primer Provinsi. Rencana pengembangan kedepan itu, jelas Mansari, ke daratan Flores ada dua titik, yakni di Kabupaten Lembata dan Flores Timur, serta di daratan Timor itu ekspansinya menuju ke Atambua (Kabupaten Belu) dan Malaka.
Sedangkan agenda kedua yang telah diputuskan dalam RAT KSP BAM tersebut, lanjut Mansari, bahwa dalam rangka menjalin kemitraan dengan pemerintah, maka kontribusi dalam pemanfaatan Sisa Hasil Usaha (SHU) melalui CSR (Corporate Social Responsibility) tahun 2026 ini, akan menggelar kegiatan Open Turnamen Sepak Bola yang akan diikuti sekitar 40 klub dari seluruh wilayah NTT. Kegiatan ini pula menurutnya untuk menyongsong Hari Ulang Tahun Reformasi KSP.Budi Artha Mandiri ke-16 pada 28 Agustus 2026.

Tujuannya, jelas Mansari, sebagai kepedulian KSP Budi Artha untuk mendorong kemajuan sepak bola di NTT sebagai salah satu cabang olahraga yang paling diminati masyarakat luas, dan untuk melahirkan talenta-talenta muda NTT yang bisa bersaing di level tinggi sepak bola, lalu mengharumkan nama daerah di kancah regional, nasional, bahkan global.
“Kita sudah punya contoh seperti Yabes Roni Malaifani dari Alor yang telah mengharumkan nama NTT di kancah nasional, bahkan di mata dunia karena pernah menjadi salah satu ikon Indonesia karena membela Tim Nasional Indonesia dan mencetak goal saat berhadapan dengan tim nasional Filipina. Setelah Yabes, kompetisi sepak bola di Alor sepertinya sepih, sehingga kita ingin hidupkan lagi dan bisa melahirkan lagi Yabes Yabes berikutnya,”tegas mantan Plt.Camat Abad Selatan ini.
Namun Rahmat Mansari menekankan bahwa KSP Budi Artha merasa semangat untuk menggelar kejuaraan sepak bola antar klub se-NTT di Kalabahi, karena menilai Pemerintah Kabupaten Alor yang saat ini dipimpin Bupati Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Rocky Winaryo, punya kepedulian terhadap olahraga, khususnya sepak bola cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan kompetisi antar klub di Alor memperebutkan Piala Bupati Alor pada tahun 2025 lalu.
“Kita juga dengar desas-desus bahwa Alor juga akan menjadi salah satu tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional) Tahun 2028 nanti, maka semoga moment ini bisa dimanfaatkan semua pihak di Alor agar menciptakan suasana yang kondusif. Dengan suasana yang aman dan kondusif, kita bisa menyelenggarakan event olahraga yang besar di Kalabahi, termasuk nanti dengan open turnamen sepak bola antar klub se-NTT untuk memperebutkan piala KSP Budi Artha Mandiri di Kalabahi,”himbau Mansari.

Lebih lanjut Mansari mengakui bahwa hadiah bernilai ratusan juta rupiah disiapkan KSP.BAM, termasuk piala bersepuh emas dan perak senilai Rp 50 Juta.
“Hadiah yang disiapkan itu, untuk Juara I minimal Rp 50 juta, hingga Juara ke-IV minimal Rp 15 Juta. Terlepas dari itu, ada juga hadiah untuk pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, tim terbaik, supporter terbaik, dan setiap hari ada door price dalam setiap penyelenggaraan. Kita berharap moment ini dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa merangsang generasi muda untuk melihat sepak bola sebagai sumber mata pencaharian masa depan,”kata Mansari.
Menariknya, Mansari juga menginformasikan bahwa saat ini pihak KSP BAM sedang membangun komunikasi dengan beberapa pemain bintang veteran Timnas Indonesia seperti Eloko Gonzales dan Evan Dimas, untuk bisa ikut tampil dalam turnamen Budi Artha Cup dimaksud. Pihaknya berharap, kiranya jadwal kick off Budi Artha Cup pada Juli mendatang tidak bertabrakan dengan jadwal kegiatan para bintang veteran sepak bola Indonesia itu, sehingga mereka bisa tampil bermain memperkuat salah satu tim yang akan bermain di Open Turnamen Budi Artha Cup antar klub di NTT.
Untuk menyukseskan event tersebut, Mansari mengatakan bahwa akan melibatkan komunitas pemuda gereja, karang taruna dan juga kelompok komunitas terbatas yang ada di sekitar GOR Batunirwala Kalabahi. Tujuannya, jelas Mansari, agar komunikasi dan kekerabatan yang selama ini rengang, bisa direkatkan kembali.

Soal teknis kompetisi, pihaknya akan membangun koordinasi dengan Dispora Provinsi NTT, Dispora Kabupaten Alor, Asprov PSSI NTT dan Askab PSSI Kabupaten Alor, serta Asosiasi Perwasitan. Rencananya tim wasit dari Kupang dan berkolaborasi dengan wasit professional di Kalabahi.
Kesempatan itu Mansari yang juga didapuk sebagai ketua panitia event tersebut sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Alor, karena event ini akan melibatkan tim dari kabupaten/kota se-NTT, sehingga punya dampak positif bagi daerah ini. Semua paguyuban di Kalabahi juga akan dilibatkan dalam menyambut kontingen klub yang berpartisipasi dalam turnamen ini.
Masalah keamanan menjelang dan selama event ini berlangsung akan sangat diperhatikan pihak panitia penyelenggara sehingga akan membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak Polres Alor serta semua elemen terkait lainnya. (ap/linuskia)