Kesigapan Pos SAR Alor Selamatkan KM Nusantara Yang Patah Kemudi

author
1
1 minute, 30 seconds Read

alorpos.com__KANTOR Pencarian dan Pertolongan atau Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Maumere melalui Pos SAR Alor begitu sigap setelah menerima informasi kecelakaan Kapal Motor (KM) Nusantara yang patah kemudi dalam pelayaran dari Pulau Pantar menuju Kalabahi, ibukota Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kapal naas itu berpenumpang 25 orang mengalami patah kemudi saat melintasi perairan antara Pulau Pantar dan Pulau Pura, Selasa (4/7/2023).
Sebagaimana press release Basarnas Maumere yang diterima media ini menyebutkan, bahwa setelah mendengar informasi dimaksud, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel selaku SMC (SAR Mission Coordinator), langsung memberangkatkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian dan upaya penyelamatan para korban.

Personil Pos SAR Alor

“Kami langsung memberangkatkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi kepada seluruh korban dengan mengerahkan kapal RIB (Rigid Inflantable Boat) Pos SAR Alor,”ungkap Mexianus Bekabel.
Adapun kronologi kejadian bermula sekitar Pukul 07.00 Wita tanggal 04 Juli 2023, KM Nusantara berlayar dari Desa Tamakh, Kecamatan Pantar Tengah menuju Kalabahi. Pada pukul 12.30 Wita saat melintasi perairan antara Pulau Pantar dan Pulau Pura, kapal mengalami patah kemudi dan kemudian mati mesin.

Tim Pos SAR Alor bersama 4 ABK KM Nusantara yang berhasil dievakuasi

Selanjutnya pada Pukul 13.30 Wita, penumpang KM Nusantara berjumlah 21 orang berhasil dievakuasi oleh KM Wenar menuju Desa Nule, Pulau Pantar dengan selamat. Sedangkan empat Anak Buah Kapal (ABK) KM Nusantara masih bertahan di kapal tersebut dan terombang-ambing, membutuhkan evakuasi.
Namun akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat ABK dimaksud sekitar Pukul 15.35 Wita menuju Pelabuhan Kalabahi, Alor. Sementara KM Nusantara lego jangkar di perairan Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut.
“Syukur pada pukul 13.30 Wita para penumpang yang berjumlah 21 orang telah terlebih dahulu dievakuasi oleh kapal KM Wenar ke Desa Nule Pulau Pantar Alor, dimana seluruh penumpang dalam keadaan selamat,” pungkas Mexianus Bekabel. (ap/linuskia)

Similar Posts

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *