alorpos.com – UMAT Islam sejagad sedang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, dimana untuk Indonesia sesuai penetapan pemerintah, dimulai pada 19 Februari 2026 lalu. Pada moment keagamaan seperti ini, pihak PT.Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau lebih dikenal dengan brand name Bank NTT, punya tradisi untuk melakukan aksi sosial kemasyarakatan dan berbagi kasih dengan sesama.
Hal ini sebagaimana dilakukan keluarga besar Bank NTT Cabang Kalabahi, saat berkunjung ke Panti Asuhan An-Nur Kalabahi, pada Sabtu (21/2/2026) sore untuk menyerahkan santunan, sekaligus berbuka puasa bersama anak-anak dan pengurus panti asuhan tersebut.
Pemimpin Bank NTT Cabang Kalabahi, Glaanthyano S.R.Ndoen kepada media ini mengatakan, kiranya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini membawah ketenangan, kejernihan hati dan keberkahan dalam setiap langkah bersama.

Glaanthyano S.R.Ndoen di ruang kerjanya
“Maka kami di Bank NTT juga peduli atau care dengan kegiatan keagamaan, termasuk kegiatan-kegiatan di bulan puasa bagi umat Islam ini. Kita memang tidak sempurna, tetapi kita juga perlu berbagi berkah dengan sesama, sehingga kami merasa peduli untuk berbagi dengan anak-anak Panti Asuhan An-Nur saat Ramadhan ini,”kata Glan.
Menurutnya, Bank NTT juga punya sisi sosial kemasyarakat dan kemanusiaan yang terus dilakukan. Kali ini Bank NTT ingin menjangkau anak-anak yang patut dibantu dalam bulan puasa ini, sebagai wujud rasa kebersamaan dalam membangun solidaritas sosial kemasyarakatan, demi masa depan anak-anak bangsa dan daerah ini.
“Keluarga besar bank NTT Cabang Kalabahi turun full untuk berbuka puasa bersama anak-anak Panti Asuhan An-Nur, sekaligus memberikan sedikit santunan, karena ada moment dimana semua pegawai dengan senang hati untuk berbagi, karena merasa sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Alor yang harus saling peduli. Kegiatan sosial kemasyarakatan ini juga akan dilakukan menjelang hari raya Paskah dan hari besar keagamaan lainnya,”ujar Glan.

Ia berharap agar pengurus dan anak-anak Panti Asuhan An-Nur dapat terbantu dengan sedikit santunan yang diberikan Bank NTT.
Pantauan media ini, kehadiran pimpinan dan seluruh karyawan Bank NTT Cabang Kalabahi ini, disambut dengan suka cita oleh pengurus Yayasan An-Nur yang dipimpin Mahmud Gorang, bersama puluhan anak-anak Panti Asuhan An-Nur. Setelah penyambutan dan beristirhat sejenak, acara dilanjutkan dengan Kultum (kuliah atau ceramah tujuh menit sebelum buka puasa) oleh Ustad Rahmad Umar dari Masjid Nurul Falah Domloli-Desa Air Kenari.
“Secara pribadi, saya merasa sangat berbahagia atas silahturahmi, atas kunjungan keluarga besar Bank NTT Cabang Kalabahi untuk bersama anak-anak di Yayasan An-Nur. Lewat kesempatan Kultum di sore hari ini, saya ingin menyampaikan satu kisah untuk menginspirasi kita semua. Keluarga besar dari Bank NTT bukan hanya keluarga yang beragama Islam saja, tetapi keluarga Kristiani juga hadir pada kesempatan ini. Beribadah, kita boleh masing-masing, tetapi mari kita berbagi untuk sesama manusia di muka bumi ini,”kata ustad Umar, sembari menuturkan kisah ketika Nabi Muhamad SAW menemukan seorang anak yatim piatu saat berjalan pagi setelah Sahur di Mekah.

Nurul Falah Domloli
Kisah tersebut menurut Umar, memberikan pelajaran bagi manusia, bahwa dalam hidup keseharian, Tuhan Yang Maha Esa sudah memberikan keberkahan, sudah menitipkan berkat kepada keluarga besar Bank NTT yang hadir.
“Namun dalam titipan rejeki, berkat-berkat ini, ada sebagian harta kita yang dititipkan Allah untuk berbagi bersama saudara-saudara kita yang berada di tempat ini (Panti Asuhan An-Nur Kalabahi). Keikhlasan kita memberi, pasti Allah akan menitiplkan keberkahan berkat kepada kita semua dalam menjalani hidup di dunia ini. Mewakili keluarga besar Yayasan An-Nur, saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Bank NTT. Kebahagiaan keluarga besar Bank NTT, adalah kebahagiaan anak-anak kami di Yayasan An-Nur,”ujar ustad Umar.
Kesempatan itu, Wakil Pemimpin Cabang Bank NTT, Yusup Suluwetang secara singkat menyampaikan bahwa jajaran Bank NTT menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam, termasuk anak-anak dan pengelola Panti Asuhan An-Nur Kalabahi. Kehadiran keluarga besar Bank NTT Cabang Kalabahi, kata Yusup Suluwetang, untuk mendukung anak-anak dalam berbuka puasa bersama, dan juga menyerahkan santunan yang bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak Panti Asuhan An-Nur.

Kesempatan itu Yusup menyerahkan santunan dari Bank NTT sebagai wujud silahturahmi yang biasa dilakukan setiap tahunnya untuk anak-anak di Panti Asuhan An-Nur. Dia berharap, semoga yang diberikan Bank NTT itu, bisa bermanfaat bagi anak-anak untuk keperluannya setiap hari. Santunan dari Bank NTT itu diterama pimpinan Yayasan An-Nur, Mahmud Gorang. Nampak Mahmud Gorang menyampaikan limpah terima kasih atas kunjungan keluarga besar Bank NTT Cabang Kalabahi untuk bersilahturahmi dan berbuka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan An-Nur.
“Ini menjadi kesekian kalinya dilakukan jajaran Bank NTT. Ijin kami menyampaikan kepada pimpinan Bank NTT, bahwa kali ini kehadiran keluarga besar Bank NTT dalam kedinasan, namun diantara sekian karyawan Bank NTT, ada yang setiap bulan selalu datang menitipkan sebagian berkah untuk anak-anak di panti asuhan ini,”ungkap Mahmud, sembari berdoa, kiranya Allah mencatat kebaikan sesama yang bekerja bagi bangsa, negara dan daerah melalui Bank NTT.
Menjawab media ini di sela-sela acara buka puasa bersama jajaran Bank NTT, Mahmud Gorang mengatakan bahwa saat ini terdapat 36 anak penghuni Panti Asuhan An-Nur. Semua anak-anak ini, jelas Mahmud, sedang menempuh pendidikan menengah di MTS dan MAN di Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor. Anak-anak panti asuhan ini, demikian Mahmuid, datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Alor, bahkan ada yang dari Solor-Flores Timur.

Ia mengisahkan Yayasan An-Nur berdiri sejak Tahun 1994, dan hingga menjelang usia ke-36 pada 16 Juli 2026 ini, sudah ribuan anak yang menjadi alumni panti asuhan yang terletak di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Teluk Mutiara, tak jauh dari Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Alor ini.
“Anak-anak alumni sudah banyak yang mengabdi kepada bangsa dan negara. Ada yang menjadi guru, pendakwah, TNI/Polri dan bertugas di berbagai daerah di Indonesia,”kata Mahmud, seraya berterima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah maupun kalangan swasta, BUMN/BUMD dan perorangan yang selalu memberikan bantuan bagi anak-anak Panti Asuhan An-Nur. (ap/linuskia)