Dinilai Sangat Berjasa, Bupati Alor Minta Mantan Dandim Alor Jadi Anggota Kehormatan IKO di Bali

author
6 minutes, 17 seconds Read

PEMERINTAH Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur punya tradisi melaksanakan acara penghormatan kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hendak pindah ke tempat tugas yang baru. Entah itu, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, bahkan Ketua Pengadilan Agama, yang akan pindah, maka Pemkab Alor menggelar acara ‘perpisahan” sebagai wujud terima kasih kepada pejabat bersangkutan dalam menjalin koordinasi selama bertugas di daerah ini sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Namun, pada Jumad (14/1/2022) lalu, acara serupa terasa spesial jika dibandingkan sebelum-sebelumnya, ketika Pemkab Alor dibawah kepemimpinan Bupati Alor, Drs.Amon Djobo dan Wakil Bupati Imran Duru,S.Pd.,M.Pd., hendak melepas Komandan Kodim (Dandim) 1622 Alor, Letnan Kolonel (Infantri) Supyan Munawar,S.Ag, yang berpindah tugas menjadi Wakil Kepala Pembinaan Mental, di Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana, Denpasar-Bali.
Acara Pelepasan Dandim 1622 Alor itu berlangsung di Lobi Kantor Bupati Alor, dihadiri Bupati Alor, Drs.Amon Djobo, Wakil Bupati Imran Duru,S.Pd.,M.Pd., Wakil Ketua DPRD Alor, Sulaiman Singhs,SH., Kapolres Alor, AKBP.Agustinus Christmas,S.I.K., dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Alor.

Bupati Alor, Drs.Amon Djobo dan Dandim 1622 Alor, Letkol.Supyan Munawar,S.Ag saat ssling bersalaman, penuh hormat

Dalam sambutannya, bupati Amon Djobo menilai Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag sangat luar biasa dalam pengabdiannya sebagai Dandim 1622 Alor. Ketika mulai bertugas, kisah Djobo, Supyan langsung menggebrak dengan mengumpulkan semua perwira dan seluruh kekuatan TNI di Kodim 1622 Alor, untuk mendukung program Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar.
“Dibawah komando pa’ Dandim, saat itu kita mulai kegiatan Operasi Peningkatan Produksi Gabah di (lahan persawahan) Lantoka (Alor Timur), di Bukapiting (Alor Timur Laut), dan di Mainang (Alor Tengah Utara), sampai di Lembur,”tandas Djobo.
Hasilnya, lanjut bupati Djobo, pada musim panen 2019/2020, Alor melampaui target pengadaan pangan lokal, rata-rata di atas kabupaten/kota lainnya di Propinsi NTT.
“Ini luar biasa karena bantuan teman-teman tentara dan polisi, untuk memotivasi masyarakat dalam mengolah lahan sawah yang ada. Ini untuk mewujudkan Program Alor Kenyang,”kata Djobo.
Selain itu, ungkap Djobo, ada juga bantuan bibit-bibit ternak untuk masyarakat Alor di wilayah terpencil. Dandim juga menurut bupati Djobo, sudah berkunjung ke sebagian besar desa dan kelurahan di Kabupaten Alor, sampai di wilayah yang sulit transportasinya seperti di Pido, Alata. Ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Alor, Dandim 1622 Alor bersama anggotanya juga terlibat aktif dalam membantu masyarakat, dalam rangka mendukung Alor Sehat. Demikian juga ketika ada bencana alam Badai Seroja yang memporakporandakan rumah-rumah penduduk dan sarana umum lainnya pada sejumlah wilayah Kabupaten Alor pada awal April 2021 lalu, Dandim 1622 Alor bersama anggotanya terjun langsung ke lapangan membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam dimaksud.

Wakil Bupati Alor, Imran Duru,S.Pd.,M.Pd., saat menyerahkan kenang-kenangan kepada Letkol.Supyan Munawar,S.Ag

Demikian pula, sambung Djobo, saat terjadi bencana banjir di wilayah Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara dan sekitarnya, TNI-Polri di daerah ini sigap membanu masyarakat. Tak hanya itu, melalui program TMMD, anggota TNI di Kodim 1622 Alor juga membangun jalan baru untuk membuka akses menuju sejumlah desa di Alor selama kepimmpinan Dandim Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag. Letkol Supyan Munawar juga bersama anggotanya bekerja keras untuk mambangun sarana air bersih berupa jaringan kran hydran pada sejumlah desa yang selama ini sulit mendapatkan air bersih.
“Karena itu kami patut memberi penghargaan yang tinggi,”tandas Djobo.
Bupati Alor dua periode ini berpesan kepada Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag, agar perbuatan-perbuatan baik yang sudah dilakukan selama bertugas di Alor dan mendapat apresiasi seluruh masyarakat dan Pemerntah Kabupaten Alor, kiranya terus dilakukan pada tempat tugas yang baru. Bupati Djobo juga berpesan, bahwa di Denpasar-Bali, ada warga Alor yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Ombay, sehingga Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag bersama keluarga, bisa bergabung menjadi bagian dari Anggota Kehormatan IKO di Bali.
“Saya sudah sampaikan kepada pa Umalor (Pengurus IKO di Bali), agar mendaftar pa Dandim Alor ( Letkol.Inf.Supyan Munawar,S.Ag) yang pindah bertugas di Kodam Udayana Bali, menjadi anggota kehormatan di organisasi itu (IKO), sehingga termasuk sebagai warga Alor di IKO,”kata Djobo.
Apresiasi dan penghargaan serupa, juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Alor, Sulaiman Singhs,SH. Menurut Singhs, Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag telah melaksanakan tugas dan pengabdiannya yang tulus sebagai Dandim 1622 Alor, menjalin sinergitas antara lembaga secara baik, sangat berbaur dengan masyarakat, serta sigap dalam mengatasi berbagai bencana alam yang menimpa masyarakat.

Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag didampingi istri, saat menyampaikan pesan dan kesannnya selama di Alor

Sementara itu, Dandim Alor, Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag dalam kesan dan pesannya menyampaikan bahwa penugasan bagi mereka di tentara, sudah ada aturannya maksimal selama tiga tahun di suatu tempat.
‘Sehingga tidak bisa tambah, apalagi periode kedua, tidak mungkin. Untuk itu, satu kebanggaan bagi kami, bisa dipercayakan oleh negara untuk hadir di Kabupaten Alor ini. Tentunya tugas kami, adalah bagaimana mensinkronkan program-program nasional dan program-program daerah, yang intinya untuk kesejahteraan masyarakat,”tadas Supyan.
Ia menilai Program Bupati Alor, Drs.Amon Djobo yang selama ini dijalankan, yakni Alor Kenyang, Alor Sehat, Alor Pintar itu sangat bagus sehingga pihaknya berupaya membantu dalam mewujudkannya. Untuk Alor Pintar, jelas Dandim, pihaknya mengembangkan perpustakaan di daerah Pailelang, Kecamatan Teluk Mutiara dan di Dulolong, Kecamatan Alor Barat Laut, berkat dukungan Kompas Gramedia Jakarta. Sedangkan demi mendukung Alor Sehat, ujar Letkol Supyan, Kodim 1622 Alor membangun lapangan bola volley serta pengembangan pompa hydran untuk pengadaan air bersih di wilayah terpencil yang sulit mendapat air bersih.
Tahun 2021 ada 10 unit Pompa Hydran, dimana tujuh unit sudah selesai dibangun, sedangkan sisanya, kata Supyan, yakni di Kelaisi Timur, Probur Utara, Komendeng dan di Lebang sedang dalam progress pekerjaan. Mudah-mudahan, demikian Supyan, dalam waktu dekat, air bersih sidah bisa dinikmati masyarakat setempat.
“Terkait Alor Kenyang, kami saat pertama ke sini (Alor), sering berkomunikasi dengan pa Yustus (Yustus Dopong Abora,SP., Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor), untuk bergerak bersama Pasiter dan jajarannya di Lantota (lahan persawahan di Lantoka-Alor Timur), Air Mancur dan Tuleng di Alor Timur Laut, sehingga kami juga bangga, saat ini banyak masyarakat petani yang sudah memasarkan hasil padinya. Tinggal menjaga, agar bagaimana hasil yang telah dicapai itu bisa ditingkatkan lagi,”himbau Dandim yang sangat bersahaja dan familiar dengan siapa saja ini.

Ketua TP.PKK Kabupaten Alor, Dra.Beth Isdiani Djobo memakaikan sarung adat Alor kepada Ketua Persit Kodim 1622 Alor

Selanjutnya, Letkol (Inf) Supyan Munawar,S.Ag menyampaikan terima kasih banyak kepada Pemerintah, DPRD dan seluruh masyarakat Kabupaten Alor dari Marataing sampai Marica, atas segala perhatian dan dukungan selama dia bertugas sebagai Dandim 1622 Alor selama dua tahun sebelas bulan. Ia terkenang, saat serah terima jabatan sebagai Dandim 1622 Alor yang dilaksanakan di Desa Beangonong, Pulau Pantar saat itu.
“Atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Alor, pa Bupati dan semua jajaran, Ketua DPRD Alor dan semua jajarannya, serta semua komponen masyarakat Kabupaten Alor. Terima kasih atas bimbingan, kerja sama dan dukungan, selama kami bertugas. Kami mohon maaf, apabila ada tutur kata yang kurang tepat, tingkah laku kami yang kurang sopan karena kurang pas dengan adat istiadat Alor, kami mohon maaf,”tandas Supyan, sembari terkenang saat pertama bertugas di Alor, dipercayakan Bupati Alor untuk membawakan renugan Halal Bihalal di Pantai Wisata Mali.
Letkol Supyan mengaku sulit mengungkapkan kebaikan dan semua keikhlasan masyarakat Kabupaten Alor, sehingga dia hanya ingin terus mengenang, sekaligus menjadi Keluarga Besar Kabupaten Alor.
“Kami pernah berdinas, kami pernah bersuka duka bersama masyarakat di Kabupaten Alor. Untuk itu, kami bersama istri, kemanapun kami berada, akan menjadi bagian dari Keluarga Besar Alor,”tandas Supyan. (ap/linuskia)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *