alorpos.com – WAKIL Bupati Alor, Rocky Winaryo,S.H.,M.H., bertindak sebagai Pembina Upacara dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Alor. yang dilangsungkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Alor, Sabtu (2/5/2026). Sebelum membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Wabup Winaryo menyoroti persoalan daerah yang telah menjadi keprihantinan semua pihak, yakni meningkatkan eskalasi tawuran antar pemuda dan pelajar di kota Kalabahi.
Melihat tawuran yang kian marak, maka Wabup Rocky Winaryo meminta keteragsan para guru dan orang tua murid agar lebih tegas lagi dalam mendidik dan membina anak-anak pelajar yang suka terlibat dalam tawuran.
“Saya tegaskan akhir-akhir ini terjadi perkelahian (tawuran) melibatkan anak-anak sekolah. Saya pernah sampaikan anak-anak sekolah di SMP Negeri 1, Saya bilang jaman dulu anak-anak berkelahi lempar pakai batu, tapi sekarang ini tidak lagi pakai batu, tetapi pakai panah. Kita semua orang Alor, musuh kalian itu siapa. Orang selalu bilang belajar toleransi belajar di Alor, belajar kerukunan belajar di NTT dan Alor. Namun sedih anak-anak yang tumbuh yang punya masa depan cerah ribut setiap hari. Ini butuh perhatian serius kita semua,”tandas Wabup Winaryo.
Wabup Winaryo minta Kepala Sekolah harus tegas, untuk mengontrol, mendidik.
“Saya sudah sampaikan tentang ini, Pak Wakil Gubernur NTT juga sudah sampaikan tentang masalah tawuran ini ketika ada kegiatan di SMA Katolik Santu Yoseph Kalabahi. Kami sampaikan kepada Rumah Ibadah, Pendeta, Imam, dan Pastor untuk menyampaikan kepada umat agar kontrol anak-anak kita,”tandas Wabup Winaryo.

Wabup Alor mengaku sudah bersama Forkopimda setempat akan memberlakukan jam malam bagi anak-anak, sehingga dia minta para guru, para lurah/kepala desa, dan ASN untuk menjaga anak-anak.
Untuk diketahui, tema Hardiknas Tahun 2026 mengajak kita semua untuk terus bergerak maju, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing di era global. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan anak-anak sekolah, bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar.
“Jadilah generasi yang tidak mudah menyerah, yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral serta budaya bangsa. Kepada para guru dan tenaga kependidikan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran guru sangat penting dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa. Mari kita jadikan momentum Hardiknas ini sebagai pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama—pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat,”ajak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. (ap/linuskia)