Butuh Pengurus KONI Yang Hebat Karena Alor Punya Potensi Luar Biasa Di Berbagai Cabor

author
5 minutes, 24 seconds Read

alorpos.com__KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Alor melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Ke VI pada Sabtu (22/7/2023) di Aula Hotel Kenari Kalabahi. Musorkab ini dibuka oleh Sekretaris Daerah setempat, Drs.Soni O.Alelang, mewakili Bupati Alor, Drs.Amon Djobo,M.A.P. Nampak hadir pula Dandim 1622 Alor, Kapolres Alor, Kadispora Alor, serta perwakilan dari KONI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara diawali dengan sapaan Ketua Harian KONI Kabupaten Alor Periode 2019-2023, Hopni Bukang,SH. Menurut Hopni, masa kepengurusan mereka telah berakhir. Karena itu mantan Sekda Alor ini menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak karena terlambat melaksanakan Musorkab. Hopni menyadari banyak kekurangan KONI Kabupaten Alor dalam melaksanakan program kegiatannya selama ini.

Hopni Bukang,SH., Ketua Harian KONI Alor Periode 2019-2023

Selanjutnya sambutan Ketua Umum KONI Provinsi NTT, Josef Nae Soi diwakili Sekretaris III KONI NTT, Piter Fomeni. Kesempatan itu Fomeni mengatakan Musorkab tersebut untuk mengevaluasi program kegiatan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga yag telah dilaksanakan oleh Pengurus KONI Alor masa bakti 2019-2023, serta memilih pengurus baru dan menyusun program kerja untuk kepengurusan baru periode 2023-2028.
“Siapapun yang terpanggil dan terpilih dalam Musorkab KONI Kabupaten Alor ini, diharapkan mampu memanage dan memiliki kepedulian pengorbanan serta profesionalisme, sehingga menjadikan KONI Alor lebih kuat dan meningkatkan perestasi olahraga Kabupaten Alor pada khususnya, dan NTT pada umumnya,”kata Fomeni.

Ia menilai Kabupaten Alor memiliki potensi yang sangat luar biasa di berbagai Cabang Olahraga (Cabor), dan mengharumkan nama Alor, nama NTT, bahkan nama Indonesia di kanca dunia.

“Tercatat ada Yabes Roni Malaifani, seorang pesepak bola profesional yang telah mengharumkan nama Alor, NTT bahkan Indonesia. Dan di Cabang Olahraga Kempo, ada almarhum Nurhayati Alil, yang telah mengharumkan nama Alor, NTT, bahkan Indonesia di pentas dunia. Atas prestasi yang telah mereka torehkan, Pemerintah Provinsi NTT memberikan mereka (Yabes dan Nurhayati) rumah type 36,”ungkap Fomeni.

Pengurus KONI Provinsi NTT, Piter Fomeni

Menurutnya seluruh kegiatan olahraga yang dilaksanakan saat ini, didasarkan pada Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan, yang menggantikan UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistim Keaolahragaan Nasional. Regulasi itu memgamanatkan bahwa KONI bersifat mandiri, dan dikelola secara profesional oleh pengurus yang memiliki kompetensi keolahragaan.
Disamping itu, lanjut Fomeni, kegiatan keolahragaan sesuai Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON. Tujuan DBON untuk meningkatkan budaya olahraga di masyarakat, meningkatkan kapasitas, sinergitas dan produktifitas olahraga prestasi nasional, dan memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga.

“KONI diberikan tugas untuk membina dan mengembangkan olahraga prestasi, melalui pembinaan keolahragaan secara terencana, sistematis, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan, melalui kompetisi untuk mencapai prestasi, dengan dukungan pengetahuan dan teknologi keolahragaan,”tandas Fomeni.

Karena itu, lanjut dia, berkaitan dengan Musorkab KONI Kabupaten Alor, perlu memperhatikan berapa hal: 1) Melalui Musorkab Alor, dapat menghasilkan keputusan strategis guna meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Alor, agar memberikan kontribusi untuk kemajuan olahraga NTT dan Indonesia. 2) Pembenahan terhadap Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) serta klub-klub olahraga yang potensial, termasuk pembentukan Pengurus Cabor baru, yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi daerah. 3) Memberikan dorongan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor, agar dapat menyediakan fasilitas, sarana prasarana olahraga untuk kegiatan olahraga prestasi dan olahraga masyarakat lainnya. 4) Memfasilitasi berbagai kegiatan olahraga prestasi yang dilaksanakan di kabupaten maupun di tingkat provinsi. 5) Mengajak pihak donatur, pihak swasta, untuk lebih meningkatkan lagi kepedulian terhadap kegiatan pembinaan olahraga prestasi, disamping upaya peningkatan bantuan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) sesuai kemampuan daerah. 6) Melaksanakan pembinaan dan latihan atlit secara rutin, dan tidak menunggu adanya event, baru melakukan pelatihan.

Peserta Musorkab VI KONI Kabupaten Alor yang juga dihadiri Dandim 1622 Alor dan Kapolres Alor di Aula Hotel Kenari Kalabahi, Sabtu (22/7/2023)

Fomeni juga menginformasikan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT, telah ditetapkan menjadi Tuan Rumah Bersama Pelaksanaan PON XXII Nusa Tenggara Tahun 2028.

“Tentunya ini hal yang sangat membanggakan, karena selama republik ini ada, NTT diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah bersama dengan NTB. Karena itu diharapkan akan ada sarana dan prasarana yang akan hadir di NTT, termasuk di Kabupaten Alor,”kata Piter Fomeni.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan KONI Kabupaten Alor yang telah berkontribusi dalam berbagai event olahraga di tingkat nasional, maupun pada PON XX Tahun 2021 di Papua, dan telah mengharumkan nama NTT di forum nasional.
Selanjutnya KONI Kabupaten Alor disarankan Fomeni, agar memeperhatikan Cabor – Cabor yang mungkin kepengurusannya saat ini sudah demisioner, agar segera dilakukan reorganisasi, untuk pembentukan kepengurusan baru.

“Beberapa waktu kedepan, tepatnya 10 Agustus 2023, akan diselenggarakan El Tari Memorial Cup Liga III Region Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Alor sebagai gudangnya pemain sepak bola, tentunya sangat diharapkan untuk bisa mengambil peran serta, hadir di Rote Ndao pada 10 Agustus nanti. Karena itu diharapkan segera melakukan Kongres Askab PSSI Kabupaten Alor, untuk memilih kepengurusan yang baru,”himbau Fomeni.

Sekda Alor, Drs.Soni O.Alelang

Sementara itu, Bupati Alor Drs.Amon Djobo diwakili Sekretaris Daerah setempat, Drs.Soni O.Alelang dalam sambutannya mengakui bahwa Musorkab itu untuk mengevaluasi kinerja Pengurus KONI Kabupaten Alor selama ini, serta menghasilkan kesepakatan-kesepakatan kedepan untuk bagaimana memajukan olahraga di Kabupaten Alor.
“Kita punya potensi di bidang olahraga sebetulnya sangat besar, dan pengembangan-pengembangan yang dilakukan, kita sependapat bahwa belum maksimal dalam menggali potensi tersebut, apalagi pembinaan dan pengembangan,”tandas Soni Alelang.

Ia juga mengakui bahwa seniornya Hopni Bukang cukup setengah mati mengurus KONI di Kabupaten Alor karena Covid-19, kemudian badai Seroja. Menariknya, Soni selaku Sekda dan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Alor ini menyadari, bahwa anggaran untuk KONI Alor sangat memprihatinkan.

“Ini tahun (2023) saya cek, Dana Hiba Pemerintah Daerah untuk KONI hanya Rp 150 Juta. Saya kira, ini bagaimana kita mau urus (Cabang Olahraga) begini banyak. Belum lagi pembinaan-pembinaan atlit, dengan dana Rp 150 juta itu parah ini. Karena itu bapa Obeth (Obeth Bolang, Kepala Bappelitbang Kabupaten Alor yang juga hadir selaku Sekretaris KONI Alor), kita dua ada di tim anggaran (TAPD), tahun 2024 (hiba untuk KONI) dikasih naiklah. Kasihan Rp 150 Juta itu, harus bunyi M (Milyar), tidak bisa bilang jut (juta),”tegas Soni Alelang disambut aplaus para pengurus berbagai Cabor yang hadir.

Obeth Bolang (Sekretaris KONI Alor periode 2019-2023) baju putih bersama Dandim 1622 Alor dan Kapolres Alor dalam forum Musorkab VI KONI Alor

Walaupun di Tahun 2024, lanjut Alelang, Pemerintah Daerah juga mendanai kegiatan besar yaitu Pemilu dan Pilkada yang butuh dana besar, tetapi anggaran untuk KONI Alor harus ditingkatkan.
Untuk diketahui, informasi yang diperoleh media ini menyebutan, bahwa Bupati Alor, Amon Djobo, kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Alor Periode 2023-2028. Sedangkan Ketua Harian KONI dan lain-lain akan dilengkapi tim formatur. (ap/linuskia)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *