alorpos.com—PEMIMPIN Bank NTT Cabang Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen, didampingi Randi Hana sebagai Spv.Kredit dan Alfina Bekak selaku Spv.Dana, menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Bank NTT senilai Rp 100 juta kepada Pemerintah Kabupaten Alor, Senin (7/7/2025) pagi.
CSR Bank NTT itu diterima langsung oleh Bupati Alor, Iskandar Lakamau,S.H.,M.Si., di ruang kerjanya. Pantauan media ini, acara serah terima CSR Bank NTT tersebut dipandu Sekda Alor, Drs.Soni O.Alelang, didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pinca Bank NTT Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen dalam penyampaiannya antara lain mengatakan bahwa CSR itu sebagai wujud tanggungjawab sosial, karena Bank NTT juga adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Alor.

Pinca Bank NTT Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen didampingi Randi Hana sebagai Spv.Kredit (kiri) menyerahkan CSR Bank NTT kepada Bupati Alor, Iskandar Lakamau yang didampingi Sekda Alor, Soni O.Alelang (kanan), Senin (7/7/2025) di ruang kerja Bupati Alor
“Karena itu, inilah wujud tanggungjawab sosial kami kepada bapak sebagai pemegang saham Seri A, dan sebagai pemerintah daerah, maka sebagaimana yang bapak (Bupati Alor) katakan, kami akan terus berkontribusi dalam membangun daerah ini, untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor,”ujar Glaanthyano.
Terkait digitalisasi keuangan, Glaanthyano mengungkapkan bahwa saat ini tersisa tujuh desa (dari 175 desa/kelurahan) di Kabupaten Alor, sehingga Alor termasuk salah satu pengguna CMS (Cash Management System) terbanyak dengan transaksi yang baik. Hal ini, lanjut Glaanthyano, menunjukkan ada kemajuan yang signifikan, terutama di tiga bulan belakangan ini.
Ia juga menyampaikan salam hormat dari jajaran Direksi Bank NTT kepada Bupati, Wakil Bupati dan seluruh Pimpinan APD lingkup Pemkab Alor, atas kerja sama selama ini.

Pinca Bank NTT Kalabahi, Glaanthyano S.R.Ndoen (berdiri) saat menyampaikan komitmen Bank NTT dalam membangun Kabupaten Alor di hadapan Bupati Alor, Iskandar Lakamau,S.H.,M.S.i dan para pejabat lingkup Pemkab Alor
Sekda Kabupaten Alor, Drs.Soni O.Alelang yang memandu jalannya acara penyerahan CSR Bank NTT ini mengatakan bahwa, total CSR Bank NTT sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) ini dalam bentuk barang, berupa semen sebanyak 1.150 sak, seng 10 sak dan paku seng sebanyak 30 Kg.
Pinca Bank NTT Cabang Kalabahi, Glaanthyano S.R. Ndoen dan Bupati Alor, Iskandar Lakamau kemudian menanda tangani Berita Acara Serah Terima Bantuan CSR Bank NTT tersebut, disaksikan para pejabat terkait dari Bank NTT maupun Pemkab Alor.
Menyikapi bantuan CSR dari Bank NTT Cabang Kalabahi itu,vBupati Alor, Iskandar Lakamau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan Bank NTT.

Bupati Alor, Iskandar Lakamau saat menandatangani Berita Acara penerimaan CSR dari Bank NTT Cabang Kalabahi, Senin (7/7/2025) di ruang kerjanya
“Tentu ini merupakan satu komitmen dari Bank NTT untuk ikut berkontribusi dalam pembangunana daerah ini. Karena itu, bantuan ini akan kami salurkan sesuai peruntukannya, untuk pengentasan kemiskinan ekstrim, dan penurunan angka stunting ( balita dengan pertumbuhan kerdil),”tandas bupati Lakamau.
Mantan Camat Alor Tengah Utara inipun berharap agar kedepannya, Bank NTT bersama Pemkab Alor melihat hal-hal mana yang perlu bersinergi untuk membanguan daerah ini.
Terkait teknis pemanfaatan CSR Bank NTT tersebut, Kepala Bagian Hukum yang juga selaku Plt.Kepala Bagian Prokomp Setda Kabupaten Alor, Tertius Lanmai,S.H., kepada media ini menjelaskan, bahwa akan merujuk pada Peraturan Bupati Nomor: 3 Tahun 2024, Tentang Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Lanmai, sebelumnya CSR dalam bentuk uang, maka akan disesuaikan dengan mekanisme pengelolaan keuangan daerah, sehingga mesti masuk dalam APBD Perubahan tahun berjalan, baru bisa direalisasi melalui Perda Perubahan.

“Mengingat proses ini lama, sementara belanja-belanja untuk penanganan kemiskinan ekstrim itu sifatnya mendesak, sehingga kita tetapkan dengan Perbup, sehingga CSR yang mereka (perusahan) berikan kepada Pemkab Alor dalam bentuk barang. Dengan bantuan CSR dalam bentuk barang, maka Pemda bisa langsung gunakan sesuai kebutuhan untuk penanganan kemiskinan ekstrim,”jelas Lanmai.\
Secara kelembagaan juga, lanjut Lanmai, tim penyalur bantuan CSR itu telah dibentuk dengan Keputusan Bupati Alor, dimana sekretariat tim ini berada di Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Alor.
Dengan demikian ketika proses penyalurannya, jelas Lanmai, Bagian Pembangunan melakukan proses Pengadaan Barang, kemudian pihak Bank NTT melakukan belanja dan dikelola oleh Kepala Bagian Pembangunan Setda Alor.
“Mekanismenya, masyarakat yang membutuhkan agar membuat permohonan kepada Bupati, kemudian bupati disposisi ke sekretariat di Bagian Pembangunan, untuk dilakukan pembagian sesuai aturan dalam mengatasi kemiskinan ekstrim,”ujar Lanmai, sembari menambahkan bahwa bantuan CSR ditiadakan untuk rumah-rumah ibadah, rabat jalan, rehab sekolah dan sejenisnya, karena mau difokuskan untuk bantu warga yang perumahannya masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.

Hal ini dibenarkan pula Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Alor, Mas Nurdin,S.T. Menurutnya, setelah masyarakat ajukan permohonan kepada Bupati Alor, maka bupati akan membuat disposisi ke Sekda, lalu disposiai itu diteruskan secara berjenjang hingga ke Kabag Pembangunan Setda Alor unuk proses penyaluran bantuan dimaksud.
Sedangkan Pinca Bank NTT Kalabahi, Glaantyano S.R.Ndoen menjawab media ini sesaat setelah menyerahkan CSR Bank NTT kepada Pemkab Alor di ruang kerja Bupati Alor, mengatakan selain CSR, Bank NTT juga membantu Pemkab Alor dalam kegiatan kemasyarakatan, olahraga, termasuk Car Free Day untuk menggerakan perekonomian para pelaku UMKM di daerah ini. (ap/linuskia)