alorpos.com – WAKIL Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Irjen.Pol,Purn.Dr.Drs.Johni Asadoma,M.Hum, kembali melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Alor sejak Minggu (21/6/2022). Setelah mendarat di Bandara Mali, Wagub NTT asal Alor Selatan ini langsung menuju wilayah Kecamatan Mataru untuk beibadah minggu di Gereja GMIT Bethania Padailaka, sakaligus menyerahkan bantuan dan berdiskusi dengan warga/jemaat setempat.
Selanjutnya Wagub Johni Asadoma punya sejumlah agenda kegiatan selama kurang lebih empat hari di Nusa Kenari, karena baru akan kembali ke Kupang pada Kamis (25/6/2026) pagi. Dari rundown kegiatan yang diperoleh media ini, ada dua agend utama kunjungan kerja Wagub Johni Asadoma yakni Deklarasi Damai yang melibatkan berbagai elemen di Kalabahi dan sekitarnya pada Selasa (23/6/2026), dan menghadiri sekaligus membuka Festival Olang Mangsari di Kecamatan Pulau Pura, pada Rabu (24/6/2026).
Menjelang deklarasi damai dimaksud, Wagub Johni Asadoma terlebih dahulu melakukan rapat bersama Forum Komunikas Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Alor dan tokoh-tokoh berbagai elemen yang akan terlibat pada deklarasi damai, pada Senin (22/6/2026) pagi di ruang kerja Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo,S.H.,M.H.

Rapat ini dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely,S.Sos.,M.Si., dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan pelajar SMP, SMA/SMK, perwakilan Kepala SMA/SMK dan SMP, pimpinan OKP, Ketua KNPI Alor, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Kesempatan itu, Sekda Alor, Melki Bely memaparkan rangkaian acara deklarasi damai yang akan diawali dengan pawai atau perarakan peserta Deklarasi Damai dari depan Gereja Katolik Paroki Yesus Gembala Yang Baik Kalabahi menuju Lapangan Mini Kalabahi, yang akan diikuti sekitar 600 orang. Sedangkan Forkopimda dan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan lannya akan menunggu di Lapangan Mini Kalabahi.
Sementara itu, dalam arahannya, Wagub Johni Asadoma mengemukakan komitmennya untuk mendorong semua pihak di daerah ini untuk bergandengan tangan dalam mengembalikan suasana Kabupaten Alor yang aman dan damai, sehingga tagline Alor yakni Alamnya Lestari Orangnya Ramah itu benar-benar terwujud.

“Pertemuan sebelum deklarasi damai besok itu, tujuannya agar kita mendapat informasi yang lebih awal kepada masyarakat, agar bisa terlibat. Betapa pentingnya deklarasi damai, karena situasi keamanan di Alor, khususnya di Kalabahi yang menimbulkan kecemasan dan ketidak nyamanan warga, maupun tamu dari luar daerah yang datang berwisata atau perjalanan dinas di Alor. Hal ini sangat kita sayangkan, sehingga tidak boleh kita biarkan berlama-lama. Kalau tidak, tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat, mengganggu produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Ini harus kita sikapi dengan serius,”tegas Johni Asadoma.
Pada kesempatan itu, unsur Forkopimda juga secara bergiliran, mulai dari Kasdim Kodim 1622 Alor, Kasat Intel Polres Alor, Danki Brimob Pelopor Alor, Kasie BB Kejari Alor, Pejabat dari Kementerian Agama Kabupaten Alor menyampaikan saran dan pandangannya terkait deklarasi damai di Kabupaten Alor.
Tak hanya itu, Kepala SMK I Kalabahi, Kepala SMA Negeri III Kalabahi, Ketua KNPI Alor, Ketua IMM Kalabahi, Ketua HMI Kalabahi, Ketua Perhimpunan Jurnalis Alor, ikut memberikan saran dan masukan terkait deklarasi damai, dan apa yang mesti dilakukan paska deklarasi damai dimakaud.

Mendengar semua masukan dalam diskusi yang dipandu Kasat PolPP Kabupaten Alor, Ferdy I.Lahal,S.H ini, nampak Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo maupun Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma sangat menyambutnya secara baik untuk ditindak lanjuti.
Wabup Rocky Winaryo menekankan bahwa, kalau mau Alor aman dan damai, tentu tidak hanya dari satu pihak, tetapi semua pihak harus bersama-sama. Pemerintah daerah, demikian Rocky, terus berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan Alor yang damai sejahtera. Guru-guru juga diharapkannya agar bisa mengendalikan siswa-siswa, baik SMA/SMK maupun SMP demi menjaga keamanan dan ketertiban masing-masing.
“Yang terpenting menurut saya, Forkopimda harus solid. Kalau ada satu (unsur Forkopimda) yang kurang solid, pasti timpang. Kalau sudah solid semua, saya pikir kita mampu unutk menjaga Kamtibmas dengan baik,”kata Wabup Rocky.
Di akhir rapat ini, Wagub NTT, John Asadoma mengajak seluruh peserta rapat untuk menggaungkan semangat menjelang deklarasi damai agar tujuannya tercapai, sesuai dengan nama ALOR itu adalah “Alamnya Lestari Orangnya Ramah”. (ap/linuskia)